Kementerian PUPR Kucurkan Rp280 M untuk Bangun Kawasan Danau Toba

Oleh: Selfie Miftahul Jannah - 15 Februari 2019
Dibaca Normal 1 menit
Kementerian PUPR menyatakan telah menggelontorkan dana sebesar Rp280 miliar untuk pembangunan di kawasan Danau Toba.
tirto.id -
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam periode 2017-2018 menganggarkan Rp280 miliar untuk pembangunan industri dan wisata di kawasan Danau Toba Sumatera Utara sebagai satu dari 10 destinasi prioritas.

Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian PUPR, Hadi Sucahyono menjelaskan, capaian pembangunan yang sudah dilakukan di kawasan Danau Toba dalam beberapa tahun terakhir antara lain tersalurkan untuk program pembangun sumber daya air.

"Pembangunan infrastruktur untuk pelebaran Alur Tano Ponggol sebesar Rp111,6 miliar," kata dia di Kementerian PUPR, Jumat (15/2/2019).

Kemudian ada pula pembangunan dari bina marga sebesar Rp63,63 miliar untuk preservasi rehabilitasi Jalan Merak, Tanjung Dolok, Parapat,Bandara Silangit dengan panjang 99,98 kilometer pada 2017.

Pembangunan jalan akses Bandara Sibisa lima kilometer di tahun 2018. Preservasi dan pelebaran jalan Pegunungan - Naingolan - Onan Rungggu dengan panjang 8,5 kilometer pada 2018.

Rehabilitasi Mayor Merek - Bts Kab Simalungun dengan panjang 2 kilometer. Peningkatan kualitas jalan akses Sipinsur dengan panjang 4 kilometer.

Kemudian ada pula dana yang dikeluarkan untuk Cipta Karya yaitu mencapai Rp104,8 miliar untuk pembangunan SPAM KSPN Danau Toba di 2018.

Selain itu, pembangunan Kawasan Wisata Pariswisata Danau Toba di tahun 2017-2018. Penataan kawasan Tomok - Tutuk Siandang di tahun 2018, Kemudian pembangunan RTH Tongging Kecamatan Merek, Kabupaten Karo 2018.

Jika dihitung untuk kebutuhan pembangunan ini, PUPR di tahun 2017 dan 2018 sudah mengeluarkan dana pembangunan sebesar Rp280 miliar.

"Dengan adanya perbaikan ini ditargetkan akan ada kunjungan 1 juta wisatawan mancanegara dan 5 juta wisatawan nusantara di tahun 2019," kata dia.

Ia menjelaskan, untuk mengejar target tersebut pihaknya memiliki strategi yakni meningkatkan aksesibilitas menuju kawasan dengan pembangunan jalan Pematang Siantar Parapar. Selain itu, pembangunan Jalan Lingkar Parapat untuk menghubungkan Bandara Silangit dan Sibisa.

Sejak 2015, lewat surat Sekretariat Kabinet Nomor B 652/Seskab/Maritim/2015, pemerintah telah menetapkan 10 daerah menjadi Destinasi Pariwisata Prioritas. 10 destinasi wisata itu antara lain; Danau Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Borobudur, Bromo-Tengger-Semeru, Mandalika, Labuan Bajo, Wakatobi, dan Morotai.

Pemerintahan Joko Widodo berambisi menjadikan 10 destinasi pariwisata tersebut sebagai 'the next Bali'.





Baca juga artikel terkait DESTINASI WISATA atau tulisan menarik lainnya Selfie Miftahul Jannah
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Agung DH