Kemenkeu Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III akan Lebih Baik

Reporter: Dwi Aditya Putra, tirto.id - 8 Agu 2022 13:16 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi kuartal III-2022 akan lebih baik dibandingkan kuartal II-2022.
tirto.id - Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu optimistis pertumbuhan ekonomi kuartal III-2022 akan lebih baik dibandingkan dengan kuartal II-2022. Hal ini tercermin per hari ini beberapa indikator perekonomian menunjukkan pertumbuhan cukup baik.

"Dari data-data yang kita lihat, kita lihat bahwa pertumbuhan ekonomi ini kuartal ketiga itu malah lebih baik lagi daripada kuartal kedua," kata Febrio dalam acara Taklimat Media, Senin (8/8/2022).

Lebih lanjut, dia menuturkan walaupun lebih baik, pemerintah tetap akan memantau berbagai ketidakpastian yang akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Meskipun ada tanda-tanda pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal ketiga akan cukup kuat dibandingkan dengan kuartal kedua sebelumnya.

"Tapi lagi-lagi kita harus waspada kenapa? karena keberadaan-perubahan itu terus terjadi bukan hanya dari bulan ke bulan tapi seringkali bahkan hari ke hari," ungkapnya.

Dia mencontohkan, perubahan terjadi dalam seminggu terakhir harga crude sudah turun di bawah 100 dolar AS per barel, atau sekitar 80 dolar AS. Perubahan-perubahan itu perlu dipantau di samping melihat perubahan aktivitas pemulihan ekonomi yang sudah jauh di atas pra pandemi.

"Artinya aktivitas ekonomi masyarakat itu sudah jauh di atas pra pandemi," tandasnya.


Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III di Atas 5 Persen


Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kuartal III dan IV dapat berada di atas 5 persen. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan tahun dapat berada di 5,2 persen.

"Kalau untuk kuartal IV tentu kita juga optimis angkanya di atas 5 persen karena ini kita untuk mendapatkan 5,2 persen maka kuartal III dan kuartal IV itu harus di atas 5 persen," kata dia dalam Konferensi Pers Perkembangan Perekonomian Indonesia Terkini di Kantornya, Jakarta, Jumat (5/8/2022).

Sementara itu, untuk outlook di kuartal ke III sendiri beberapa indikator perekonomian sudah dapat terlihat. Misalnya PMI Manufaktur Indonesia sudah berada di angka 51,3 atau lebih tinggi jika dibandingkan pada bulan sebelumnya di angka 50,2.

"Kemudian dari segi neraca yang relatif seluruhnya berada dalam posisi baik demikian pula dengan ketahanan eksternal yang terkait dengan jumlah devisa yang kita masih pegang," ujarnya.

Mantan Menteri Perindustrian itu melihat, ke depan perubahan harga komoditas juga masih relatif landai, sehingga dengan demikian Indonesia masih bisa memanfaatkan komoditi booming.

"Dan dengan situasi seperti itu pemerintah tetap optimis di full year pertumbuhannya tetap di 5,2 persen itu bisa dicapai," tandasnya.




Baca juga artikel terkait PERTUMBUHAN EKONOMI 2022 atau tulisan menarik lainnya Dwi Aditya Putra
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Intan Umbari Prihatin

DarkLight