Kemenkes Utus 776 Nakes untuk Layani Jemaah Haji RI di Arab Saudi

Penulis: - 31 Mei 2022 10:37 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Ratusan tenaga kesehatan itu akan bertugas melayani jamaah Indonesia di 296 titik layanan di Arab Saudi selama musim haji 2022.
tirto.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengutus 776 tenaga kesehatan (nakes) untuk melayani jemaah haji Indonesia selama beribadah di Arab Saudi.

Tenaga kesehatan anggota Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2022 itu dilepas oleh Sekretaris Jenderal Kemenkes Kunta Wibawa Dasa Nugraha serta sejumlah pejabat kementerian dan instansi terkait di Jakarta, Selasa (31/5/2022).

"Kemenkes telah merekrut dan akan memberangkatkan tenaga kesehatan yang akan bertugas sebagai PPIH Arab Saudi bidang kesehatan dan tenaga kesehatan kloter yang berjumlah 776 orang," kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Budi Sylvana.

Nakes haji diberangkatkan ke Arab Saudi secara bertahap mulai 28 Mei 2022, sebagian di antaranya diberangkatkan bersama kelompok terbang (kloter) jemaah haji.

​​​​​​"Pertama tim advance yang sudah berangkat tanggal 28 Mei 2022 berjumlah 12 orang. PPIH Arab Saudi bidang kesehatan dan Madinah dan tim kesehatan bandara akan diberangkatkan tanggal 1 Juni besok, berjumlah 118 orang," kata Budi.

"Kemudian tim PPIH Daker (Daerah Kerja) Makkah akan diberangkatkan pada 9 Juni 2022, berjumlah 157 orang," tambahnya.

Seluruh PPIH akan dikumpulkan di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi. Sementara PPIH yang meliputi dokter dan perawat akan diberangkatkan secara bertahap bersamaan dengan pemberangkatan kloter jemaah haji mulai dari 4 Juni sampai 3 Juli 2022.

Pemberangkatan petugas kesehatan haji ke Tanah Suci akan dilakukan melalui Embarkasi Aceh, Medan, Padang, Batam, Palembang, Jakarta, Bekasi, Solo, Surabaya, Makassar, Balikpapan, Banjarmasin, dan Lombok.

Budi mengatakan bahwa tenaga kesehatan haji akan bertugas melayani jamaah di 296 titik layanan di Arab Saudi selama musim haji 2022.

Petugas kesehatan haji meliputi dokter, dokter gigi, dokter spesialis, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya.

Menurut Budi, dokter spesialis yang ditugaskan melayani jamaah haji Indonesia di Arab Saudi antara lain dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dokter spesialis paru-paru, dokter spesialis kesehatan jiwa, dokter spesialis saraf, dan dokter spesialis mikrobiologi klinik.

"Kemudian dokter spesialis bedah, dokter spesialis bedah tulang atau ortopedi, dan yang terakhir adalah dokter spesialis emergency medic," ujarnya.


Baca juga artikel terkait IBADAH HAJI 2022 atau tulisan menarik lainnya
(tirto.id - Kesehatan)

Sumber: Antara
Editor: Gilang Ramadhan

DarkLight