Menuju konten utama

Kemenkes: Jemaah Haji RI Positif COVID-19 Bertambah Jadi 19 Orang

Kemenkes mencatat jumlah jemaah haji yang terpapar COVID-19 hanya 1,5 persen dari total penambahan kasus di Indonesia.

Kemenkes: Jemaah Haji RI Positif COVID-19 Bertambah Jadi 19 Orang
Dua calon haji kelompok terbang (kloter) 1 embarkasi haji Jakarta-Pondok Gede duduk di ruang kamar Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (3/6/2022).ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.

tirto.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat penambahan kasus jemaah haji yang tiba di Indonesia terkonfirmasi positif COVID-19 menjadi 19 orang. Hal itu disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi.

"Saat ini total 19 [kasus] positif jemaah [haji Indonesia]," kata Nadia saat dihubungi reporter Tirto, Rabu (20/7/2022).

Kemarin, Kemenkes melaporkan sebanyak 14 jemaah haji yang telah kembali ke Indonesia dari Arab Saudi terkonfirmasi positif COVID-19.

"Dari total 9.551 haji yang sudah kembali ke Tanah Air, yang positif COVID-19 ada 14 orang," kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI, Budi Sylvana dikutip dari Antara, Selasa (20/7/2022) malam.

Budi mengatakan sebanyak 13 jemaah haji terpapar COVID-19 dilaporkan dari Debarkasi Surabaya, sedangkan satu lainnya dilaporkan dari Debarkasi Solo.

Akan tetapi, Nadia tak merinci tambahan lima kasus jemaah haji positif COVID-19 itu berasal dari Debarkasi mana.

Menurut Nadia, jumlah jemaah haji yang terpapar COVID-19 hanya 1,5 persen dari total penambahan kasus di Indonesia. “Jadi tidak berpengaruh banyak terhadap peningkatan kasus,” kata dia.

Nadia menilai kepulangan jemaah haji 1443 Hijriah saat ini tidak memengaruhi prediksi puncak kasus COVID-19 di Indonesia.

“Kalau prediksi tetap minggu keempat Juli karena kasus positif jemaah haji kecil,” ujarnya.

Nadia menyebut puncak kasus COVID-19 di Indonesia dipengaruhi penularan subvarian Omicron BA.4 dan BA.5. Kemenkes bersama sejumlah epidemiolog memperkirakan pada akhir Juli ini lebih dari 20 ribu kasus aktif COVID-19 di Tanah Air.

Dalam mengantisipasi puncak kasus COVID-19, Kemenkes mempercepat vaksinasi COVID-19 dosis ketiga (booster) dan cakupan vaksinasi dosis kedua hingga 70 persen dari total penduduk Indonesia.

Selain itu, Kemenkes juga mengimbau agar masyarakat tetap memakai masker baik di dalam maupaun di luar ruangan.

“Tentunya kesiapan obat dan sarana terutama seperti layanan telemedisin dan obat tuk kelompok yang sakit ringan atau tidak bergejala selama menjalani isoman [isolasi mandiri],” tambah Nadia.

Baca juga artikel terkait JEMAAH HAJI POSITIF COVID atau tulisan lainnya dari Farid Nurhakim

tirto.id - Kesehatan
Reporter: Farid Nurhakim
Penulis: Farid Nurhakim
Editor: Gilang Ramadhan