Kemenkes Benarkan Satu Warga Jateng Suspek Cacar Monyet

Reporter: Farid Nurhakim - 3 Agu 2022 12:39 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Pasien suspek cacar monyet tersebut kini dirawat di RS swasta di Jateng.
tirto.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI membenarkan seorang warga di Jawa Tengah (Jateng) yang dikategorikan sebagai suspek (dugaan) cacar monyet (monkeypox).

“Ya itu baru suspect (suspek) dan saat ini dirawat isolasi untuk perawatan dan untuk pemeriksaan lanjut,” kata Juru Bicara Kemenkes, Mohammad Syahril saat dikonfirmasi reporter Tirto, Rabu (3/8/2022) siang.

Pasien tersebut akan menjalani tes usap polymerase chain reaction (PCR) guna memastikan cacar monyet atau bukan.

“Seorang laki-laki, 55 th, bukan PPLN, suspek monkeypox dan saat ini dirawat isolasi di RS Swasta untuk perawatan dan pemeriksaan lanjut demi memastikan cacar monyet atau bukan. Akan dilakukan pemeriksaan lab PCR untuk memastikannya. Bisa saja hanya cacar biasa atau penyakit lain bukan monkeypox,” kata Syahril.

Pasien suspek cacar monyet tersebut kini masih dalam pengecekan oleh Tim Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng terkait detail perawatannya.

Syahril memastikan hingga saat ini belum ada kasus terkonfirmasi cacar monyet di Indonesia.

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah cacar monyet atau monkeypox kini berstatus sebagai darurat kesehatan global. Hal ini menyusul banyaknya laporan kasus cacar monyet di negara-negara yang tidak endemik sejak awal Mei 2022.

Penyakit cacar monyet telah menginfeksi lebih dari 16 ribu orang di 75 negara. Sebagian besar kasus itu dilaporkan oleh negara non-endemik cacar monyet. Empat kasus di antaranya ditemukan di Asia Tenggara, yakni tiga kasus di India dan satu kasus di Thailand.

Menyikapi itu, WHO meminta negara-negara di kawasan Asia Tenggara--termasuk Indonesia--untuk memperkuat sistem pengawasan terhadap virus cacar monyet.

“Cacar monyet telah menyebar dengan cepat ke banyak negara yang belum pernah mengalami kejadian sebelumnya," kata Direktur Regional WHO Asia Tenggara, Poonam Khetrapal Singh dikutip dari Antara, Senin (25/7/2022).



Baca juga artikel terkait PENULARAN CACAR MONYET atau tulisan menarik lainnya Farid Nurhakim
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Farid Nurhakim
Penulis: Farid Nurhakim
Editor: Gilang Ramadhan

DarkLight