Menuju konten utama

Kemenhub Kaji Pembatasan Kendaraan Pribadi Saat Mudik Lebaran 2018

Kemenhub tengah mengkaji soal pembatasan kendaraan pribadi pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2018 dari jalan tol ke ke jalur arteri biasa.

Kemenhub Kaji Pembatasan Kendaraan Pribadi Saat Mudik Lebaran 2018
Ilustrasi. Sejumlah kendaraan roda empat melintas di ruas jalan Tol Dalam Kota ketika diberlakukan uji coba "contra flow" atau lawan arus di kawasan Mampang, Jakarta, Kamis (15/6). ANTARA FOTO/Galih Pradipta

tirto.id - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, pihaknya sedang mengkaji soal rencana pembatasan kendaraan pribadi pada arus mudik dan balik Lebaran 2018 di sepanjang ruas tol Jakarta-Cikampek.

Budi Setiyadi usai Rapat Koordinasi Persiapan Angkutan Lebaran 2018 di Kemenhub, Jakarta, Jumat (13/4/2018), mengatakan pembatasan tersebut berupa pengalihan ke jalur arteri.

Mengenai manajemen jalan tol, ada rencana dengan Polri dan Jasa Marga membuat pembatasan. "Kendaraan pribadi sebagian dialihkan ke jalan arteri biasa," katanya.

Budi menjelaskan rencana pembatasan karena di sepanjang ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek terdapat sejumlah pembangunan, sehingga menyebabkan hambatan (bottleneck).

"Selama ini 'kan hanya 'contra flow' Jakarta-Bekasi-Cawang-Cikampek, tapi untuk finalisasi metodenya seperti apa, akan dirapatkan secara khusus," katanya.

Dia mengatakan, rencana pembatasan tersebut hanya di ruas Tol Jakarta-Cikampek, tidak di ruas tol lainnya.

Budi menyebutkan dua alternatif cara lain, di antaranya melalui ganjil genap atau metode lawan arus tapi dengan jalur yang panjang atau berdasarkan jam padat.

"Bisa dengan pola ganjil genap bisa juga dengan pola jam. Bisa juga mungkin pada saat arus mudik dari Jakarta 'contra flow' tapi panjang Jakarta sampai Cikampek. Cuma kalau bahaya atau tidak itu buat kajiannya dulu," katanya.

Dia mengatakan masih akan dikaji dengan pemangku kepentingan terkait rencana pembatasan tersebut dan diharapkan Mei sudah diputuskan hasilnya.

"Tapi untuk finalisasi metodenya seperti apa akan dirapatkan secara khusus. Mudah-mudahan sebelum Mei sudah punya polanya, sehingga bisa kita sampaikan kepada masyarakat untuk persiapan," katanya.

Sementara itu, untuk arus balik, lanjut dia, akan dilakukan untuk jam-jam tertentu saat puncaknya.

Baca juga artikel terkait MUDIK LEBARAN 2018

tirto.id - Sosial budaya
Sumber: antara
Penulis: Yandri Daniel Damaledo
Editor: Yandri Daniel Damaledo