Menuju konten utama

Kemenhub Dukung Rencana Akuisisi KAI Commuter oleh MRT Jakarta

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendukung rencana akuisis KAI Commuter akan dilakukan oleh PT MRT Jakarta.

Kemenhub Dukung Rencana Akuisisi KAI Commuter oleh MRT Jakarta
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) didampingi Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru (kanan) dan Walikota Palembang Harnojoyo (kiri) menjawab pertanyaan wartawan usai memimpin rapat rencana integrasi layanan transportasi dan pembangunan Pelabuhan Palembang Baru (New Palembang) Tangjung Carat di Griya Agung Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (6/1/2022). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc.

tirto.id - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mendukung penuh rencana akuisisi PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter akan dilakukan oleh PT MRT Jakarta. MRT Jakarta diketahui telah mengajukan penyertaan modal daerah (PMD) senilai Rp1,7 triliun dalam pembahasan APBD Perubahan (APBD-P) DKI 2022. Nilai tersebut setara dengan 51 persen saham PT KCI.

"Saya dukung upaya integrasi, sinergi, akuisisi, atau apapun itu,” kata Budi di Gedung Kemenhub kepada wartawan, dikutip Kamis (27/10/2022).

Dia mengakui pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan dua belah pihak terkait rencana akuisisi tersebut. Baik KAI sebagai BUMN milik pemerintah pusat maupun dengan Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.

"Saya sudah sampaikan kedua belah pihak ke KAI sudah, ke Pak Heru (penjabat gubernur DKI Jakarta) saya sampaikan. Mudah-mudahan semua bisa teratasi,” tuturnya.

Sebelumnya, pada Senin (24/10/2022) kemarin, Budi Karya Sumadi sempat menerima Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. Dalam pertemuan tersebut mereka membahas terkait koordinasi antara Kemenhub dengan Pemprov DKI Jakarta dalam mengintegrasikan angkutan massal perkotaan. Selain itu, juga dibahas terkait upaya menciptakan ekosistem kendaraan listrik di DKI Jakarta.

“Koordinasi Kemenhub dengan Pemprov DKI Jakarta cukup penting karena transportasi Jakarta adalah role model bagi kota-kota lain dan menjadi top of mind di masyarakat dengan segala kemudahan dan kesulitannya seperti, kemacetan dan lain sebagainya,” katanya.

Budi Karya juga sempat menyoroti terkait integrasi antarmoda angkutan massal seperti: MRT, LRT, dan Bus Rapid Transit (BRT) di DKI Jakarta, yang harus terus ditingkatkan. Salah satunya yaitu dengan mengembangkan konsep transit oriented development (TOD) dan park and ride di simpul-simpul transportasi.

"Saya mendorong kolaborasi Pemprov DKI untuk membangun tempat parkir vertikal (bertingkat) simpul transportasi seperti Stasiun Manggarai, Tanah Abang, dan lainnya, untuk mengurangi kemacetan,” ucapnya.

Respon KAI Commuter

Dihubungi terpisah, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba menyatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya wacana akuisisi ini kepada pemegang saham dalam hal ini PT Kereta Api Indonesia (KAI). Terlebih pengoperasian transportasi seperti KAI Commuter telah diatur oleh perundang-undangan.

"Proses akuisisi kami kan ada pemegang saham ya dan sesuai yang kita ketahui pengoperasian transportasi seperti KCI diatur oleh perundang-undangan dan aturan," kata Anne kepada Tirto, Jumat (14/10/2022).

Baca juga artikel terkait AKUISISI KCI atau tulisan lainnya dari Dwi Aditya Putra

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Intan Umbari Prihatin