Menuju konten utama

Kemenhub Catat Kerugian Akibat Kecelakaan Lalin Capai Rp246 Miliar

jenis kendaraan yang mendominasi kecelakaan lalu lintas ialah sepeda motor. 

Kemenhub Catat Kerugian Akibat Kecelakaan Lalin Capai Rp246 Miliar
Pengendara sepeda motor melintas dekat tanda posisi jatuhnya korban kecelakaan lalu lintas di Kota Kediri, Jawa Timur, Jumat (28/9/2018). ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/foc/18.

tirto.id - Kementerian Perhubungan mencatat kecelakaan lalu lintas pada 2020 hingga 2021 mengalami peningkatan. Peningkatan kasus kecelakaan terjadi meski saat itu pemerintah tengah melakukan pembatasan aktivitas demi menekan penularan COVID-19 di dalam negeri.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Marta Hardisarwono menjelaskan, dari 2017-2020, angka kecelakaan cenderung menurun terutama di masa awal pandemi yaitu sebanyak 100.028 kasus. Namun kemudian angka tersebut naik 3 ribu kasus kecelakaan di 2021.

Sehingga total kasus kecelakaan yang terjadi dalam lima tahun terakhir menjadi 103.645 kasus. Ia menyebut angka kecelakaan tersebut mengakibatkan 25.266 korban jiwa hingga menyebabkan kerugian materi mencapai sekitar Rp246 miliar.

"Jika berdasarkan jenis klasifikasinya, jenis kendaraan keterlibatan paling tinggi adalah sepeda motor, dengan presentase 73 persen. Kedua, angkutan barang dengan pesentase 12 persen, jumlah kendaraan 21.463 unit," jelas dia dalam diskusi virtual, Rabu (23/3/2022).

Marta menjelaskan, nilai kerugian tersebut turut muncul akibat penanganan korban luka ringan yang mencapai 117.913 orang, hingga korban luka berat sebanyak 10.553 orang. Selain itu, saat ini pengangkutan barang masih didominasi menggunakan jalan atau via darat yaitu sebesar 90 persen.

"Hal ini menyebabkan permasalahan seperti tingginya angka kecelakaan jalan, kemacetan, Over Dimension Overload (ODOL) kerusakan infrastruktur dan polusi udara," pungkas dia.

Baca juga artikel terkait KECELAKAAN LALU LINTAS atau tulisan lainnya dari Selfie Miftahul Jannah

tirto.id - Bisnis
Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Fahreza Rizky