Menuju konten utama

Kemendag Catat Stok Beras di Awal Ramadan 3,3 Juta Ton

Kemendag memastikan ketersediaan beras selama ramadan cukup.

Kemendag Catat Stok Beras di Awal Ramadan 3,3 Juta Ton
Petani menjemur gabah di Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (13/4/2020). ANTARA FOTO/Fauzan/hp.

tirto.id - Kementerian Perdagangan mencatat stok beras memasuki bulan Ramadan mencapai 3,3 juta ton.

Stok itu terdiri cadangan beras di Perum Bulog sebanyak 1,3 juta ton, penggilingan 1,2 juta ton, pedagang 728 ribu ton, Pasar Induk Cipinang (PIBC) 30.620 ton, dan lumbung pangan masyarakat 2.939 ton.

“Kami laporkan stok nasional 3,3 juta ton. Cukup sampai lebaran 2020,” ucap Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Suhanto dalam rapat dengar pendapat virtual Komisi VI DPR RI, Kamis (23/4/2020).

Suhanto mengatakan stok ini diperkirakan akan cukup karena Kementerian Pertanian mencatat ada potensi panen sebanyak 19,8 juta ton. Namun, menurut Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) panen raya tahap 1 2020 bakal menurun 10 persen sehingga potensi panen hanya 17,8 juta ton.

Meski mengalami penurunan, Suhanto yakin pasokan akan mencukupi kebutuhan. Ia bilang jika ditotal dengan cadangan saat ini maka ada potensi pasokan beras mencapai 21,3 juta ton. Menurutnya itu lebih tinggi dari kebutuhan di kisaran 15 juta ton.

“Maka masih surplus 6,2 juta ton,” ucap Suhanto.

Ia bilang usai panen raya pertama berakhir pada Mei 2020 akan cukup sampai beberapa bulan ke depan. Ia bahkan mengklaim stok beras bakal cukup sampai November 2020.

Adapun harga beras per April 2020 menurut data yang diolah Kemendag dari 223 pasar di 34 provinsi berada di kisaran Rp10,790 per kg terus naik dari posisi bulan-bulan sebelumnya.

Baca juga artikel terkait STOK BERAS atau tulisan lainnya dari Vincent Fabian Thomas

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Hendra Friana