Kemenaker Targetkan Lapangan Kerja 12 Juta Tahun Ini

Oleh: Selfie Miftahul Jannah - 8 Januari 2019
Dibaca Normal 1 menit
Tahun ini, pemerintah menargetkan akan ada 12 juta lapangan kerja skala menengah dan kecil yang siap menyerap tenaga kerja di dalam negeri.
tirto.id -
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mengklaim target penciptaan tenaga kerja dalam lima tahun sudah tercapai dalam empat tahun. Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengatakan target awal pemerintah untuk menciptakan 10 juta tenaga kerja baru, dalam lima tahun sudah tercapai pada tahun 2018.

Meski target lima tahunan sudah tercapai, namun pada tahun 2019 pemerintah bakal tetap menambah 2 juta lapangan kerja baru. Sehingga pada tahun ini bakal ada 12 juta lapangan kerja skala menengah dan kecil yang siap menyerap tenaga kerja di dalam negeri.

"Dalam kurun waktu 2015 hingga Desember 2018. Kemenaker telah berhasil menempatkan 10.340.690 orang [pemilik lapangan kerja] atau sudah melampaui target penciptaan 10 juta lapangan kerja. Namun, penciptaan 2 juta lapangan kerja pada tahun 2019," kata dia dalam Rapat Koordinasi Nasional, di Hotel Bidakara, Selasa (8/1/2018).

Ia menjelaskan, akan tetap mengejar penciptaan tenaga kerja di tahun ini. Langkah yang dilakukan untuk mengejar target tersebut yaitu melalui informasi pasar kerja dan penempatan tenaga kerja di dalam dan luar negeri. Hal tersebut bisa diserap melalui sektor padat karya, wirausaha baru, dan inkubasi bisnis.

"Kami genjot untuk melakukan penciptaan minimal 2 juta baik melalui informasi pasar kerja. Penempatan tenaga kerja dalam dan luar negeri, dan perluasan kesempatan kerja bisa padat karya, wirausaha," jelas dia.

Tak tanggung-tanggung, untuk menciptakan lapangan kerja menjadi 12 juta di tahun ini, Kemenaker diberikan suntikan dana tambahan dari pemerintah pusat sebesar Rp1,7 triliun.

"Kami menggeser fokus pembangunan dari infrastruktur ke pembangunan Sumber Daya Manusia. Mulai peningkatan kualitas SDM 2019 sehingga anggaran Kemenaker juga di 2019 ada penambahan Rp1,7 triliun," kata dia.

Ia menjelaskan, anggaran di Kemenaker terus ditambah setiap tahun. Contohnya, dari anggaran yang disediakan di tahun 2018 yaitu Rp3,991 triliun. Kemudian pada tahun 2018 menjadi Rp5,785 triliun pada tahun 2019.

"Negara harus benar-benar hadir untuk memfasilitasi migrasi tenaga kerja Indonesia dan melindungi pekerja migran Indonesia, serta menggali peluang pasar pekerja migran Indonesia. Kita harus lihat kualitas pekerja upaya kualitas meningkat waktu ke waktu. Tingkat kesejahteraan juga lebih baik," jelas dia.


Baca juga artikel terkait LOWONGAN KERJA atau tulisan menarik lainnya Selfie Miftahul Jannah
(tirto.id - Politik)

Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Maya Saputri