Menuju konten utama

Kekuatan Militer Singapura 2019, dari Senjata hingga Sumber Daya

Kekuatan militer Singapura pada 2019 meliputi 385 ribu personel dan 138 artileri manual

Kekuatan Militer Singapura 2019, dari Senjata hingga Sumber Daya
Singapura. [Foto/Shutterstock]

tirto.id - Militer Singapura menempati posisi ke-56 terkaut di dunia dari 137 menurut sistem rangking Global Fire Power, dengan power ideks 0,8161 (0,0000 dalah poin sempurna).

Setiap negara ditinjau baik secara kolektif maupun individual, kemudian hasil yang diperoleh diproses dengan formula khusus sehingga menghasilkan urutan perangkingan. Militer Singapura memiliki 3 sektor, yaitu Angkatan Darat (AD), angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU).

Jumlah personel militer Singapura mencapai 385 ribu orang, dengan 72,5 ribu diantaranya personel aktif dan 312,5 ribu personel cadangan. Angkatan udara Singapura memiliki 100 penyerangm dengan 100 serangan. Selain itu, Singapura memiliki 36 personel dalam pelatihan dan 9 tranposrtasi militer AU.

AU Singapura memiliki 78 helikopter dan 17 diantaranya adalah helikopter serang. AD Singapura memiliki 190 tank perang, dan kendaraan perang lainnya mencapai 3,5 ribu.

Selain itu, ada 48 artileri otomatis dan 138 artileri manual, dan 18 proyektor roket. Military Factory melansir beberapa persenjataan dan kendaraan perang AD Singapura.

Singapura rata-rata membuat sendiri artileri manual seri Howitzer (beberapa buatan Israel) mereka, sedangkan kendaraan seperti tank, kendaraan militer, dan peluncur misil dan roket buatan Inggris, Amerika Serikat, Israel, dan Kanada.

AL Singapura memiliki total aset 40, dengan 6 frigate, 6 corvet, 11 kapal patroli, dan 4 pangkalan perang. Kemiliteran Singapura didukung oleh berbagai sumber daya lainnya, yaitu 3,6 juta pekerja di bidnag kemiliteran, dengan perdagangan yang berkaitan dengan kelautan mencapai 3,5 ribu.

Ruas jalan di Singapura mencapai 3,35 ribu km, dengan 1 pelabuhan dan 9 bandara aktif. Selain itu, konsumsiminyak untuk militer Singapura adalah 1,3 juta barel per hari.

Anggaran dana yang dikucurkan oleh pemerintah untuk kemiliteran Singapura adalah 9,7 miliar dolar AS.

Meskipun kecil dari segi kuantitas, Singapura memiliki sistem pertahanan laut dan udara yang mumpuni. Bussiness Insider menyebut hal tersebut karena kekayaan Singapura memampukan militernya membeli atau memproduksi peralatan militer mutakhir dan canggih.

Singapura mengecoh kekuatan lawan dengan menggunakan kemajuan teknologi, seperti angkatan udara Singapura mengoperasikan 20 helikopter Apache AH Longbow AH-64D, salah satu pesawat tempur terbaik di kelasnya.

Di angkatan laut, Singapura memiliki enam frigate siluman tangguh, seperti frigate La Fayette Perancis yang berlisensi. Beberapa produk kelas atas di-upgrade secara domestik di Singapura, Selain itu, Singapura juga memiliki lima najungan yang dapat memuat 18 tank dan ratusan pasukan.

Tank Leopard 2SG, Bionix Infantry, Terrex Infantry adalah beberapa tank mtakhir yang dioperasikan militer Singapura. Negara yang berbatasan dengan Malaysia dan Indonesia ini juga memiliki sistem wajib militer, sehingga sewaktu-waktu warganya dapat dimobilisasi untuk kepentingan militer saat ada pemberitahuan.

Anggaran yang digelontorkan pemerintah Singapura biasanya 3-4 persen dari PDB, The Diplomat melansir. Pertahanan menempati pengeluaran teringgi anggaran pemerintah Singapura, mencapai 18 persen, diikuti oleh transportasi yaitu 17 persen.

Dengan sumber daya terbatas, Singapura memastikan bahwa setiap sistem bersinergi dengan baik. Antara teknologi, pelayanan, dan pelatihan sumber daya dikerjakan se-efektif mungkin untuk membangun militer profesional.

Baca juga artikel terkait MILITER atau tulisan lainnya dari Anggit Setiani Dayana

tirto.id - Sosial budaya
Kontributor: Anggit Setiani Dayana
Penulis: Anggit Setiani Dayana
Editor: Yantina Debora