Menuju konten utama

Kebijakan Imigran Trump Dikatakan Sepihak oleh Meksiko

Menteri Luar Negeri Meksiko Luis Videgaray menyebut langkah AS terkait kebijakan deportasi imigran merupakan langkah sepihak dan tidak pernah terjadi sebelumnya.

Kebijakan Imigran Trump Dikatakan Sepihak oleh Meksiko
Pagar dan tembok memisahkan wilayah padat penduduk di Tijuana, Meksiko, dan kota San Diego, Amerika Serikat. FOTO/SFC Gordon Hyde

tirto.id - Kedatangan delegasi Pemerintahan AS ke Meksiko mendapat sambutan dingin oleh Pejabat Kementerian Luar Negeri Meksiko dan demonstrasi dari warga Meksiko. Hal itu terjadi akibat kebijakan kontroversial menyangkut deportasi imigran ilegal. Salah seorang menteri bahkan menepis adanya peluang pertemuan dengan Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto.

Dilansir dari Antara, Jumat (24/2/2017) Menteri Luar Negeri Meksiko Luis Videgaray menyebut langkah AS itu sebagai sepihak dan tidak pernah terjadi sebelumnya.

Haluan imigrasi pemerintahan baru AS ini kemungkinan menjadi agenda puncak dalam pertemuan di Mexico City dengan Menteri Luar Negeri Rex Tillerson dan Menteri Keamanan Dalam Negeri John Kelly.

Menteri Perekonomian Meksiko Idelfonso Guajardo mengatakan pertemuan delegasi AS dengan Pena Nieto di Istana Kepresidenan Los Pinos tergantung kepada isi pembicaraan pada pertemuan tingkat menteri.

"Pertemuan di (Los) Pinos akan terjadi, seandainya itu terjadi, dalam konteks kesepakatan-kesepakatan yang dicapai mereka, dan jika ada pesan yang tegas yang dikirimkan oleh delegasi AS itu,” kata Guajardo.

Sementara itu, kedatangan delegasi AS ke kementerian luar negeri Meksiko, disambut sekelompok kecil demonstran. Mereka meneriakkan slogan dan mengangkat banner yang berisikan bahwa mereka tidak diterima di Meksiko dan "Hentikan Donald Trump, Kebencian, Rasisme, Pengabaian."

Sebelumnya, Presiden Donald Trump, sebagai pemimpin pemerintahan AS telah membuat keputusan mendeportasi banyak imigran ilegal ke Meksiko jika mereka masuk ke AS melalui Meksiko, apa pun kebangsaannya. Kebijakan ini mendapat reaksi keras dari pejabat-pejabat Meksiko.

Isu ini menjadi titik ketegangan terbaru antara kedua negara bertetangga setelah keinginan Presiden Donald Trump membangun tembok di perbatasan AS-Meksiko dan menghentikan konsesi perdagangan kepada Meksiko.

Sebelumnya, pada bulan lalu Presiden Meksiko Pena Nieto urung bertemu dengan Trump di Washington karena tidak sepakat dengan rencana Trump membangun tembok perbatasan untuk mencegah imigrasi ilegal masuk ke AS.

Baca juga artikel terkait KEBIJAKAN DONALD TRUMP atau tulisan lainnya dari Mutaya Saroh

tirto.id - Politik
Reporter: Mutaya Saroh
Penulis: Mutaya Saroh
Editor: Mutaya Saroh