Kasus Varian COVID-19 B117 di Indonesia Bertambah Jadi 7

Oleh: Irwan Syambudi - 15 Maret 2021
Dibaca Normal 1 menit
Tujuh kasus COVID-19 B117 itu tersebar di Pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan.
tirto.id - Varian COVID-19 B117 yang berasal dari Inggris kembali ditemukan di Indonesia. Kini total ada tujuh temuan di Pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan.

Kasus COVID-19 B117 terbaru diunggah pada 14 Maret 2020 ke laman Global Initiative for Sharing All Influenza Data (GISAID), inisiatif sains global dan sumber utama yang menyediakan akses terbuka ke data genom virus influenza dan Corona yang bertanggung jawab atas pandemi COVID-19.

"Kemarin dilaporkan oleh Balitbangkes Kemenkes ada tambahan satu [terkonfirmasi B117]. Disebutkan seorang traveler, dari mana pasiennya itu belum ada keterangan," kata Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Amin Soebandrio kepada reporter Tirto, Senin (15/3/2021).

Satu tambahan terkonfirmasi B117 itu tercatat lokasi di Jakarta, namun ia belum bisa memastikan asal usul pasien itu. Yang jelas, kata Amin, sampel yang diperiksa pada pasien tercatat pada 8 Februari 2021.

"Jadi total ada tujuh. Selama ini semuanya dilaporkan Balitbangkes yang memang menerima [laporan Whole genome sequencing (WGS)] dari seluruh Indonesia termasuk dari bandara dan pelabuhan," ujarnya.

Sementara Eijkman yang juga melakukan pemeriksaan WGS, kata Amin, sejauh ini belum menemukan B117. Eijkman merupakan lembaga di bawah Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional Republik Indonesia yang juga ditugaskan melakukan pemeriksaan WGS.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pekan lalu melaporkan terdapat enam temuan B117 di Indonesia.

“Untuk varian baru yang dari London [Inggris] memang di luar 2 kemarin yang kita identifikasi hasil kerja sama laboratorium antara Kemenkes dan Kemenristek/BRIN sudah menemukan 4 lagi yang terkonfirmasi,” kata Budi melalui konferensi pers daring, Senin (8/3/2021).

Empat yang terkonfirmasi terakhir itu masing-masing ada di Palembang Sumatera Selatan dari hasil pengambilan sampel pasien positif COVID-19 pada 11 Januari 2021. Kemudian di Kalimantan Selatan hasil pengambilan sampel 6 Januari 2021.

Dua lagi yakni di Balikpapan Kalimantan Timur hasil dari pengambilan sampel 12 Februari 2021, kemudian di Medan Sumatera Utara hasil pengambilan sampel pada 28 Januari 2021.

“Keempatnya ini sudah dites positif genom strain baru mereka sudah sembuh dan sudah pulang. Untuk tindak lanjutnya kita melakukan surveilans terhadap kontak erat mereka dan sedang kita kejar agar segera bisa dites dan whole genome sequencing,” kata Budi.

Sementara itu untuk dua kasus pertama pekerja migran dari Arab Saudi semua kontak eratnya sudah dites dan semua negatif, kata Budi.

Temuan COVID-19 B117 pertama kali disampaikan Wamenkes Dante Saksono. Dia menyebut varian virus Corona itu sudah masuk di Indonesia berdasarkan laporan yang diterima pada Senin (1/3/2021) malam.

"Kalau 1 tahun yang lalu kita menemukan kasus 01 dan 02 Covid-19, tadi malam saya mendapatkan informasi bahwa tepat 1 tahun hari ini kita menemukan mutasi B117 UK mutation di Indonesia," kata Dante saat memberikan sambutan acara #InovasiIndonesia untuk pulih pasca 1 tahun pandemi, Selasa (2/3/2021).

Varian baru B117 itu diketahui telah menginfeksi buruh migran di Karawang, Jawa Barat. Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Karawang Fitra Hergyana, di Karawang, Rabu (3/3/2021).

Ia mengatakan, dua TKI berinisial M dan A, masing-masing berasal dari Kecamatan Lemahabang dan Kecamatan Pedes, Karawang. Menurut dia, dua TKI itu kini telah dinyatakan negatif dan mendapatkan tindakan dari tim medis. Karena itu masyarakat diimbau tidak perlu panik.

"Semuanya sudah tertangani, jadi masyarakat kami imbau tidak panik," kata Fitra, seperti dilansir Antara.


Baca juga artikel terkait VARIAN B117 atau tulisan menarik lainnya Irwan Syambudi
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Irwan Syambudi
Penulis: Irwan Syambudi
Editor: Gilang Ramadhan
DarkLight