Kasus David Ospina Tetap Main Meski Cedera Kepala Jadi Sorotan

Oleh: Permadi Suntama - 19 Maret 2019
Dibaca Normal 1 menit
Diperbolehkannya David Ospina tetap bermain meski mengalami cedera kepala, membuat Headway mempertanyakan pelanggaran protokol FIFA dalam laga Napoli kontra Udinese.
tirto.id - Kondisi David Ospina sudah membaik usai mengalami benturan di kepala, lantas terkapar di lapangan dalam laga Napoli kontra Udinese pada Senin (18/3/2019). Namun, sempat diperbolehkannya Ospina tetap tampil di laga tersebut menimbulkan pertanyaaan: adakah pelanggaran protokol FIFA yang terjadi?

Pada menit-menit awal pertandingan melawan Udinese, David Ospina yang berupaya menghentikan umpan silang Kevin Lasagna, berbenturan dengan Ignacio Pussetto. Kepala Ospina terkena kaki Pussetto yang berlari kencang menyambut bola. Laga sempat terhenti untuk perawatan sang kiper, tetapi Ospina berkeras melanjutkan laga.
Ignacio Pussetto

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Napoli Vs Udinese, David Osipna Kolaps akibat Cedera Kepala", https://bola.kompas.com/read/2019/03/18/04121158/napoli-vs-udinese-david-osipna-kolaps-akibat-cedera-kepala.
Penulis : Jalu Wisnu Wirajati
Editor : Tri Indriawati
Ignacio Pussetto

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Napoli Vs Udinese, David Osipna Kolaps akibat Cedera Kepala", https://bola.kompas.com/read/2019/03/18/04121158/napoli-vs-udinese-david-osipna-kolaps-akibat-cedera-kepala.
Penulis : Jalu Wisnu Wirajati
Editor : Tri Indriawati
Ignacio Pussetto

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Napoli Vs Udinese, David Osipna Kolaps akibat Cedera Kepala", https://bola.kompas.com/read/2019/03/18/04121158/napoli-vs-udinese-david-osipna-kolaps-akibat-cedera-kepala.
Penulis : Jalu Wisnu Wirajati
Editor : Tri Indriawati

Tim medis Napoli tetap mengizinkan penjaga gawang berkebangsaan Kolombia itu kembali tambil, dengan kepalanya diperban. Menit ke-41, Ospina kemudian terkapar di tengah lapangan, dan akhirnya ditarik keluar.

Ospina yang sudah tidak dapat melanjutkan laga, digantikan Alex Meret. Ia mendapatkan perawatan sebelum dilarikan ke rumah sakit. Kabar baiknya, sang kiper memastikan sendiri kepada fans pada Selasa (19/3/2019) waktu Indonesia bahwa ia sudah pulih.

"Terima kasih dari lubuk hati saya yang paling dalam untuk semua orang atas doa dan dukungan Anda. Saya baik-baik saja dan pulih bersama keluarga saya. Saya berharap untuk segera kembali bermain dan lebih kuat dari sebelumnya" tulisnya melalui akun Twitter @D_Ospina1, sembari mengunggah foto kepalanya yang masih diperban.



Kejadian yang menimpa Ospina ini menarik reaksi sejumlah pemerhati sepak bola mengenai protokol FIFA, dalam mengantisipasi cedera gegar otak. Pasalnya, pada tengah pekan lalu, insiden serupa juga terjadi di pertandingan Liga Champions, antara Barcelona vs Lyon. Dalam laga tersebut, Anthony Lopes tetap diizinkan bermain oleh tim medis setelah berbenturan dengan Philippe Coutinho.

Pada akhirnya, Anthony Lopes digantikan oleh Mathieu Gorgelin 11 menit setelah benturan. Pelatih Lyon, Bruno Genesio kemudian menyebutkan, sang kiper sempat hilang kesadaran, tetapi tidak ingin meinggalkan laga. Belakangan, Lopes tidak dibawa dalam pertandingan Lyon kontra Montpellier di Liga Perancis pada Minggu (17/3/2019). Lyon memakai Gorgelin sebagai kiper utama, dan Anthony Racioppi sebagai penjaga gawang cadangan.

Headway lembaga amal yang menaruh perhatian khusus soal cedera otak, mengaku kecewa dengan peristiwa yang menimpa Lopes dan Ospina. Headway menganggap prosedur FIFA tidak dijalankan dengan benar.

"Kami sangat terkejut dengan kejadian baru-baru ini, dari protokol gegar otak yang tidak diikuti dalam sepak bola. Perawatan David Ospina sangat memprihatinkan dan layak dijadikan sorotan [di balik alasan] mengapa kami selalu menyerukan slogan 'jika ragu, duduklah saja' [kepada atlet] untuk menghindari gegar otak,” kata kepala eksekutif Headway, Peter McCabe, kepada Guardian.

“Protokol FIFA dengan jelas menyatakan bahwa, jika [pemain] diduga mengalami gegar otak – bukan didiagnosis secara klinis, tetapi dicurigai [saja], pemain harus dikeluarkan dari lapangan dan tidak diizinkan kembali. Ini tidak hanya untuk melindungi pemain dari cedera kepala berikutnya, yang dapat memperburuk cedera, tetapi juga untuk mengenali gejala [gegar otak] yang sering 'terlambat dipantau',” tambah McCabe, menyoroti insiden Ospina dan Lopes, yang masih diizinkan untuk melanjutkan permainan.




Baca juga artikel terkait LIGA ITALIA atau tulisan menarik lainnya Permadi Suntama
(tirto.id - Olahraga)


Penulis: Permadi Suntama
Editor: Fitra Firdaus
Kontributor: Permadi Suntama