Kasus Corona Terus Bertambah, Terawan Rotasi Pejabat Kemenkes

Oleh: Dieqy Hasbi Widhana - 16 Juli 2020
Setidaknya, terdapat 7 pejabat di Kemenkes yang dirotasi.
tirto.id - Kasus Corona atau COVID-19 di Indonesia terus bertambah. Kemarin, bertambah 1.522 kasus baru orang terjangkit Corona. Pada saat seperti itu, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto merotasi 7 pejabat di Kemenkes. Salah satunya, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Bambang Wibowo resmi beralih jabatan menjadi, dokter pendidik klinis ahli utama di Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Terawan memimpin rotasi jabatan itu kemarin.

Terawan mengucapkan terima kasih atas pengabdian Bambang selama ini. Menurutnya, Bambang bisa membagi ilmu dan pengalamannya ke saat mengemban tugas baru sebagai dokter pendidik.

"Khusus kepada Dokter Bambang, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas pengabdian dan dedikasi yang tinggi yang telah saudara berikan sebagai Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan sejak 2016. Selamat bertugas kembali sebagai pejabat fungsional Dokter Pendidik Klinis Ahli Utama," kata Terawan.

Terawan juga merotasi beberapa pejabat Kemenkes lainnya. Beberapa di antaranya:
1. Sekretaris Ditjen Pelayanan Pelayanan Kesehatan Agus Hadian Rahim, menjadi dokter pendidik klinis utama.
2. Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Tri Hesty Widyastoeti Marwotosoeko, menjadi dokter pendidik klinis utama.
3. Pejabat di Ditjen Pelayanan Kesehatan Hadi Pranotom, menjadi dokter ahli utama.
4. Pejabat di Ditjen Pelayanan Kesehatan Yuliatmoko Suryatin, menjadi dokter pendidik klinis utama.
5. Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal Desak Made Wismarini, menjadi arsiparis ahli utama.
6. Pejabat badan penelitian dan pengembangan Indirawati Tjahja Noto Hartojo, menjadi peneliti ahli utama.

Terawan meminta, seluruh pejabat yang dilantik tersebut, berkomitmen pada tugas barunya. Selain itu, ia berharap, mereka bisa menunjukkan inovasi.



Baca juga artikel terkait KASUS CORONA DI INDONESIA atau tulisan menarik lainnya Dieqy Hasbi Widhana
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Dieqy Hasbi Widhana
Penulis: Dieqy Hasbi Widhana
Editor: Gilang Ramadhan
DarkLight