Menuju konten utama

Kadin Harap Kabinet Indonesia Maju Bisa Menjawab Tantangan Ekonomi

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) berharap formasi Kabinet Indonesia Maju dapat menjawab pelbagai tantangan dalam menggenjot pertumbuhan ekonomi Indonesia yang selama in mandek di angka 5 persen.

Kadin Harap Kabinet Indonesia Maju Bisa Menjawab Tantangan Ekonomi
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in disaksikan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Rosan Roeslani dan Ketua Kadin Korea Selatan Yongmaan Park menyapa peserta forum saat "Business Luncheon" dalam forum bisnis Indonesia-Korea Selatan di Jakarta, Kamis (9/11/2017). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

tirto.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) berharap formasi Kabinet Indonesia Maju dapat menjawab pelbagai tantangan dalam menggenjot pertumbuhan ekonomi Indonesia yang selama in mandek di angka 5 persen.

“Semoga kabinet ini bisa membawa angin segar bagi dunia usaha dan perekonomian nasional,” kata Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani dalam keterangan resminya, Rabu (23/10/2019)

Rosan menyebut tantangan ekonomi Indonesia saat ini cukup banyak, mulai dari defisit neraca berjalan, defisit neraca perdagangan, defisit anggaran belanja, masalah perizinan usaha, masalah kemiskinan, kualitas sumber daya manusia, fundamental struktural, seperti efisiensi dan produktifitas hingga lapangan kerja.

Belum lagi, lanjut Rosan, Indonesia juga akan menghadapi tekanan dari luar negeri di antaranya terkait perang dagang China dan AS, di mana kabarnya akan ada kesepakatan damai dagang fase satu pada November nanti.

Rosan juga berharap pemerintah Indonesia bisa mengambil peluang dari perang dagang AS-Cina. Untuk bisa mengejar itu, lanjutnya, Presiden Jokowi harus bisa menaikkan peringkat kemudahan berusaha (ease of doing business/EODB) Indonesia.

“Kami juga mendukung periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk melakukan pemangkasan birokrasi yang panjang dan deregulasi aturan. Sebab selama ini persoalan regulasi yang rumit dan birokrasi yang panjang telah menjadi beban dunia usaha,” jelasnya.

Rosan juga menambahkan bahwa Kadin siap bersinergi dengan pemerintah, terutama dalam mendukung rencana pemerintah mewujudkan Indonesia menjadi negara maju dengan pendapatan Rp320 juta per kapita di 2045.

Baca juga artikel terkait KABINET JOKOWI atau tulisan lainnya dari Selfie Miftahul Jannah

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Ringkang Gumiwang