Kabar Gunung Merapi Hari Ini 8 Juni 2021: 24 Kali Gempa Guguran

Oleh: Alexander Haryanto - 8 Juni 2021
Dibaca Normal 1 menit
Gunung Merapi hari ini mengalami 24 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-26 mm dan lama gempa 17-106 detik.
tirto.id - Situasi Gunung Merapi hari ini, Selasa, 8 Juni 2021 berdasarkan pengamatan pukul 06.00-12.00 WIB, mengalami 24 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-26 mm dan lama gempa 17-106 detik.

Sementara berdasarkan pengamatan visual, gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tebal tinggi sekitar 200 meter dari puncak. Cuaca cerah, angin lemah ke arah barat.

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Aktivitas Gunung Merapi

Gunung Api Merapi terletak di Kab/Kota Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah dengan posisi geografis di Latitude -7.542°LU, Longitude 110.442°BT dan memiliki ketinggian 2968 mdpl.

Pengamatan Visual

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tebal tinggi sekitar 200 meter dari puncak. Cuaca cerah, angin lemah ke arah barat.

Klimatologi

Cuaca cerah, angin lemah ke arah barat. Suhu udara sekitar 22-28°C. Kelembaban 62-82%. Tekanan udara 756-827 mmHg.

Pengamatan Kegempaan

  • 24 kali gempa Guguran dengan amplitudo 3-26 mm dan lama gempa 17-106 detik.
  • 2 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 4-9 mm, dan lama gempa 21-29 detik.
  • 23 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 3-14 mm, S-P 0.4-0.9 detik dan lama gempa 5-15 detik.
  • 5 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 22-43 mm, dan lama gempa 12-20 detik.


Rekomendasi

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

3. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

4. Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

5. Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.

6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.


Baca juga artikel terkait GUNUNG MERAPI atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Iswara N Raditya
DarkLight