Jokowi Sebut RI Bangun Kawasan Industri Hijau Terbesar di Dunia

Oleh: Andrian Pratama Taher - 31 Mei 2021
Dibaca Normal 1 menit
Presiden Jokowi menyatakan Indonesia tengah membangun kawasan industri hijau di Kalimantan Utara sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam isu lingkungan.
tirto.id - Presiden Jokowi menyatakan Indonesia terbuka dengan inovasi dan investasi yang menerapkan transfer teknologi pembangunan hijau. Ia pun memamerkan Indonesia tengah membangun kawasan industri hijau di Kalimantan Utara sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam isu lingkungan.

Saat memberikan sambutan pada acara P4G Partnering for Green Growth and The Global Goals 2030 Summit secara daring yang diunggah Sekretariat Presiden, Senin (31/5/2021), Jokowi mengatakan Indonesia mendorong agar inovasi dan mobilisasi sumber daya pendukung dalam rangka pengembangan teknologi hijau di Indonesia.

Jokowi menyatakan Indonesia siap menerima investasi dan transfer teknologi untuk mencapai teknologi hijau.

"Ketersediaan dukungan pendanaan dan transfer teknologi merupakan kunci sukses bagi pembangunan hijau bagi netralitas karbon. Oleh karena itu, Indonesia terbuka bagi investasi dan transfer teknologi," kata Jokowi, Minggu.

Jokowi pun mengaku, Indonesia sudah menargetkan untuk menjadi pasar karbon terbesar di dunia. Oleh karena itu, Indonesia kini tengah membangun kawasan industri hijau terbesar di Kalimantan Utara.

"Indonesia tengah mengembangkan Kawasan Industri hijau terbesar di dunia di Kalimantan Utara yang mempunyai potensi besar dalam pengembangan energi terbarukan. Indonesia juga memiliki visi untuk membangun pasar karbon dan akan menjadi pemilik stok karbon terbesar di dunia," kata Jokowi.

Sebagai catatan, Kawasan Industri Hijau di Kalimantan Utara sempat disinggung Presiden Jokowi pada saat KTT Perubahan Iklim atau Leaders Summit on Climate secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Kamis, (22/4/2021). Kala itu, mantan Wali Kota Surakarta ini mengklaim deforestasi hutan Indonesia berada pada titik terendah. Selain itu, Indonesia juga mendorong konsep net zero emission sesuai Paris Agreement.

Pada saat yang sama, Jokowi mengaku Indonesia sedang menguji coba penerapan net zero emission dengan membangun Indonesia Green Industrial Park seluas 12.500 hektare di Kalimantan Utara yang akan menjadi yang terbesar di dunia.

Ia pun mengklaim, Indonesia tengah merehabilitasi hutan mangrove seluas 620 ribu hektare sampai 2024, terluas di dunia dengan daya serap karbon mencapai empat kali lipat dibanding hutan tropis. Jokowi pun mengajak negara lain untuk berinvestasi dalam program zero emission di Indonesia.

"Indonesia terbuka bagi investasi dan transfer teknologi, termasuk investasi untuk transisi energi," jelas Jokowi kala itu.



Baca juga artikel terkait INVESTASI atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Bisnis)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Maya Saputri
DarkLight