Menuju konten utama

Jokowi Sebut Indonesia Kehilangan Rp97 T Akibat Warga Berobat ke LN

Jokowi sebut Indonesia kehilangan devisa hingga Rp97 triliun per tahun akibat warga kerap kali berobat di luar negeri.

Jokowi Sebut Indonesia Kehilangan Rp97 T Akibat Warga Berobat ke LN
Presiden Jokowi menyampaikan pidatonya saat peringatan Hari SumpahPemuda ke-93 secara virtual di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (28 /10). FOTO/Biro Pers Sekretariat Presiden.

tirto.id - Presiden Joko Widodo mengatakan Indonesia kehilangan devisa hingga Rp97 triliun per tahun akibat masyarakat kerap kali berobat di luar negeri. Angka itu berdasarkan jumlah warga Indonesia yang mencari pengobatan ke luar negeri mencapai 2 juta orang per tahun.

“Kita tahu setiap tahun ada kurang lebih 2 juta masyarakat kita yang pergi ke luar negeri untuk mendapatkan layanan kesehatan baik itu ke Singapura, ke Malaysia, ke Jepang, ke Amerika, dan ke tempat-tempat lainnya dan kita kehilangan 97 triliun rupiah,” kata Jokowi saat meresmikan groundbreaking pembangunan Rumah Sakit Bali International Hospital di Bali, Senin (27/12/2021).

Jokowi pun mengapresiasi pembangunan Rumah Sakit Bali International Hospital yang digagas Kementerian BUMN. Ia berharap, RS Bali International Hospital bisa segera digunakan pada pertengahan 2023.

Jokowi berharap, kehadiran rumah sakit Bali International Hospital yang merupakan program kerja sama dengan Mayu Clinic dari Amerika ini bisa meyakinkan masyarakat untuk tidak berobat ke luar negeri. Dengan demikian, Bali bisa menjadi salah satu tempat destinasi wisata berbasis kesehatan dan meningkatkan angka wisatawan Bali.

Di saat yang sama, Jokowi menekakankan agar Indonesia bisa mandiri di bidang kesehatan di masa depan. Ia ingin Indonesia berhenti impor alat kesehatan, obat-obatan hingga bahan bakunya di masa depan.

“Kita harus berhenti untuk mengimpor barang-barang itu lagi dan kita lakukan, kita produksi sendiri di negara kita," tegas Jokowi.

Baca juga artikel terkait RUMAH SAKIT atau tulisan lainnya dari Andrian Pratama Taher

tirto.id - Kesehatan
Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Abdul Aziz