Menuju konten utama

Jokowi Pilih Kabareskrim Listyo Sigit Jadi Calon Kapolri

Listyo Sigit segera menjalani proses fit and proper test oleh Komisi III DPR RI.

Jokowi Pilih Kabareskrim Listyo Sigit Jadi Calon Kapolri
Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) memberikan keterangan pers di kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/12/2020). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.

tirto.id - Presiden Joko Widodo memilih Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo untuk menjadi calon Kapolri yang akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di DPR RI. Hal tersebut tercantum di dalam surat yang dibawa oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno ke DPR RI, Rabu (13/1/2021) hari ini.

Surat itu langsung dibacakan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani usai bertemu dengan Pratikno.

“Karena itu seperti yang saya sampaikan surpres telah kami terima dari bapak Presiden, yang mana bapak Presiden menyampaikan usulan pejabat Polri ke depan dengan nama tunggal yaitu, bapak Drs. Listyo Sigit Prabowo,” kata Puan saat konferensi pers di DPR RI, Rabu (13/1/2021).

Kata Puan, proses fit and proper test akan dilaksanakan oleh Komisi III DPR RI dalam waktu dekat. Setelahnya, akan dibawa ke rapat paripuna DPR RI untuk mendapat persetujuan dari seluruh anggota DPR RI.

“Proses akan ditempuh selama 20 hari terhitung sejak surat Presiden diterima yaitu hari ini Rabu, 13 Januari 2021,” katanya.

“DPR akan menjalankan proses tersebut sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku dan kita akan dapat segera mengetahui apakah Kapolri yang ditunjuk Presiden mendapatkan persetujuan dari DPR,” tambahnya.

Sementara itu, Mensesneg Praktikno membenarkan isi surat tersebut adalah Listyo Sigit. Ia mengatakan bahwa Presiden Jokowi sangat berharap agar surat tersebut bisa dilanjuti oleh DPR RI secepatnya, setidaknya 20 hari sesuai ucapan Ketua DPR Puan.

"Kami berharap bisa lebih cepat dari itu sehingga kita memperoleh Kapolri yang definitif, tentu saja hasilnya proses di DPR, kami sangat mengharapkan menyetujui apa yang diusulkan bapak presiden," kata Praktino.

Listyo merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1991. Listyo pernah menjadi Kapolres Surakarta saat Jokowi masih menjabat sebagai Wali Kota Surakarta.

Karirnya melesat saat Jokowi menjadi presiden pada 2014. Listyo ditunjuk sebagai Ajudan Presiden Jokowi. Dua tahun kemudian atau pada Oktober 2016, Listyo menjabat Kapolda Banten dengan pangkat Brigadir Jenderal.

Pada Agustus 2018, pangkatnya naik menjadi inspektur jenderal dan dipromosikan menjadi Kadiv Propam Polri pada Agustus 2018.

Sejak Desember 2019, ia pun dipercaya sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Kabareskrim Polri). Ia menggantikan posisi yang ditinggalkan Idham Azis yang diangkat menjadi Kapolri menggantikan Tito Karnavian.

Nama Listyo merupakan satu dari lima nama yang diusulkan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) kepada Presiden pada Kamis, 7 Januari lalu. Mereka di antaranya Wakapolri Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono, Kepala BNPT Komisaris Jenderal Boy Rafly Amar, Kabareskrim Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kalemdiklat Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto, dan Kabarhakam Komisaris Jenderal Agus Andrianto.

Baca juga artikel terkait CALON KAPOLRI atau tulisan lainnya dari Haris Prabowo

tirto.id - Hukum
Reporter: Haris Prabowo
Penulis: Haris Prabowo
Editor: Bayu Septianto