Jokowi Minta Warga Berani Kritik demi Perbaikan Pelayanan Publik

Oleh: Andrian Pratama Taher - 8 Februari 2021
Presiden Jokowi meminta masyarakat untuk aktif mengkritik demi perbaikan pelayanan publik.
tirto.id - Presiden Jokowi meminta masyarakat untuk aktif mengkritik demi perbaikan pelayanan publik. Ia ingin masyarakat berani terbuka demi pelayanan publik yang lebih baik.

"Semua pihak harus menjadi bagian dari proses untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik, masyarakat harus lebih aktif menyampaikan kritik masukan atau pun potensi maladministrasi dan para penyelenggara pelayanan publik juga harus terus meningkatkan upaya perbaikan perbaikan," kata Jokowi saat memberikan sambutan peluncuran laporan tahunan Ombudsman RI tahun 2020 lewat video, Senin (8/2/2021).

Jokowi pun menuturkan, pelayanan publik adalah wajah konkret kehadiran negara. Negara bisa dinilai ada jika bisa memberikan pelayanan publik yang prima, cepat dan berkeadilan.

Di sisi lain, perbaikan pelayanan publik perlu tindakan berkelanjutan diikuti dengan transformasi sistem, perbaikan tata kelola, perbaikan mindset, hingga perubahan budaya kerja birokrasi dari senang dilayani menjadi melayani.

"Kita juga punya kerja besar untuk mengubah model pelayanan birokrasi, yang selama ini kaku, terjebak pada hal-hal yang bersifat prosedural, bersifat administratif, dan menjadi pelayanan publik yang menekankan pada kecepatan inovatif berorientasi pada hasil," kata Jokowi.

"Sekali lagi ini sebuah kerja besar kita bersama, memerlukan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat dan juga memerlukan pengawasan dari Ombudsman Republik Indonesia baik berupa input, baik berupa kritik dan dukungan agar pelayanan publik di negara kita semakin berkualitas," kata Jokowi.



Baca juga artikel terkait PELAYANAN PUBLIK atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Maya Saputri
DarkLight