Pandemi COVID-19

Jokowi Minta SMP, SMA, SMK di Dharmasraya Gelar PTM Usai Vaksinasi

Oleh: Andrian Pratama Taher - 13 September 2021
Dibaca Normal 1 menit
Jokowi minta agar Bupati Dharmasraya segara memperbolehkan siswa SMP, MMA, dan SMK sekolah tatap muka usai vaksinasi.
tirto.id - Presiden Joko Widodo meminta kepada Bupati Dharmasraya Sutan Rizka Tuanku Kerajaan untuk segera membolehkan pembelajaran tatap muka (PTM) untuk siswa SMP, SMA dan SMK setelah proses vaksinasi.

"Kalau sudah divaksin segerakan pembelajaran tatap muka, terutama yang SMA, SMK, SMP," kata Jokowi saat meninjau vaksinasi massal kepada siswa secara daring dari SMA Negeri 1 Kartasura, Jawa Tengah, Senin (13/9/2021).

Dalam peninjauan vaksinasi massal sekolah secara daring di SMA Negeri 2 Pulau Punjung, Dharmasraya, Jokowi menerima laporan kegiatan vaksinasi di lokasi mencapai 2.500 orang pada hari ini.

"2.500 orang khusus untuk pelajar Pak. Yang selebihnya masyarakat door to door. Jadi total semuanya untuk Kabupaten Dharmasraya sekitar 5.500 orang," kata Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Pulau Punjung, Lindrawati.

Jokowi juga mendengarkan langsung permohonan dari salah satu siswa SMA tersebut, Naya yang senang divaksin, tetapi ia ingin segera kembali ke sekolah bertemu dengan kawan-kawannya.

"Onde mande pak sanang bana wa sajo Bapak, tapi pak di balik kesenangan yang ada, saya juga masih sedih pak, sedih masih belum bisa berkumpul ke sekolah sama teman-teman lagi. Nanti kalau sudah selesai vaksin boleh ya pak sekolah bareng-bareng lagi," tanya Naya.

Jokowi lantas menjawab, "Iya nanti semuanya setelah divaksin langsung bisa pembelajaran tatap muka asal sudah tidak berada di level 4," kata Jokowi.

Jokowi pun mendengar laporan dari Bupati Dharmasraya Suran Riska bahwa pemda masih memiliki vaksin. Ia pun melaporkan pencapaian vaksinasi di Dharmasraya mencapai 35 persen.

"Siap lengkap vaksin kita stoknya ada pak presiden dan alhamdulillah kita sudah mencapai 35 persen," kata Sutan Riska.

Jokowi lantas berpesan kepada Riska untuk menghabiskan vaksin yang ada. Ia pun meminta agar vaksin yang habis segera dilaporkan kepadanya agar segera dikirim stok vaksin baru.

"Habis minta lagi ke menkes. Kalau menkes gak kirim-kirim telpon ke saya," tegas Jokowi.

Di saat yang sama, Jokowi melaporkan peninjauan vaksinasi massal tidak hanya di Sukoharjo maupun Dharmasraya. Setidaknya total ada 10 provinsi yang dimonitor dengan total peserta vaksinasi hingga 58 ribu orang.

"Sebanyak 58 ribu pelajar yang akan divaksin pada hari ini dan saya berharap semuanya berjalan lancar agar anak-anak kita, pelajar-pelajar kita semuanya tetap sehat, terlindungi dari bahaya Covid dan bisa segera melakukan pembelajaran tatap muka," kata Jokowi.


Baca juga artikel terkait VAKSINASI COVID-19 atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Pendidikan)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Abdul Aziz
DarkLight