Jokowi Minta Penegak Hukum "Gigit" Pejabat Berani Korupsi Anggaran

Oleh: Andrian Pratama Taher - 15 Juni 2020
Jokowi meminta penegak hukum lebih mengedepankan pencegahan ketimbang melakukan penindakan.
tirto.id - Presiden Joko Widodo meminta agar para penegak hukum untuk tidak membiarkan para pejabat yang mengelola anggaran salah dalam bertindak, khususnya pada anggaran penanganan COVID-19. Jokowi meminta penegak hukum lebih mengedepankan pencegahan ketimbang melakukan penindakan.

"Kalau ada potensi masalah segera ingatkan. Jangan sampai pejabat dan aparat pemerintah dibiarkan terperosok," kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2020 melalui Video Conference, Senin (15/6/2020).

Jokowi mengingatkan pemerintah tidak main-main dalam akuntabilitas sehingga tata kelola yang baik dan pencegahan harus dikedepankan dalam pengelolaan anggaran. Bila ada aparatur pemerintah yang mengambil keuntungan, Jokowi meminta para penegak hukum untuk segera menindak pelakunya.

"Kalau ada yang masih membandel, Kalau ada niat untuk korupsi, ada mens rea maka silakan bapak ibu digigit dengan keras, uang negara harus diselamatkan, kepercayaan rakyat harus terus kita jaga," kata Jokowi.

Meski begitu, Jokowi tetap meminta penegak hukum tidak boleh asal melakukan penindakan.

"Tetapi juga saya ingatkan jangan menggigit orang yang tidak salah, jangan menggigit yang tidak ada mens rea, juga jangan menebarkan ketakutan kepada para pelaksana dalam menjalankan tugasnya," tutur Jokowi.

Jokowi menerangkan BPKP, inspektorat dan LKPP harus fokus dalam pencegahan dan perbaikan. Selain itu, lembaga-lembaga ini harus bekerja sama dengan lembaga pemeriksa eksternal seperti BPK. Kemudian, mereka juga harus bersinergi dengan penegak huukum seperti kepolisian, kejaksaan dan KPK.

"Saya yakin kita bisa bekerja lebih baik menangani semua masalah dan tantangan dengan lebih cepat dan bangkit melangkah maju mengawal agenda-agenda besar penting untuk bangsa, menuju ke sebuah Indonesia maju," kata Jokowi.


Baca juga artikel terkait KORUPSI atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Hukum)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Bayu Septianto
DarkLight