Jokowi Minta Masyarakat Waspadai Badai Cempaka dan Dahlia

Oleh: Alexander Haryanto - 2 Desember 2017
Dibaca Normal 1 menit
Jokowi memerintahkan BNPB, TNI, Polri, Basarnas, kementerian/lembaga terkait, dan Pemda untuk bersiap menghadapi dampak akibat badai Cempaka dan Dahlia itu.
tirto.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap waspada dalam beraktivitas karena cuaca ekstrem yang terjadi akibat badai Cempaka dan Dahlia.

"Saya mengimbau kepada masyarakat ini memang cuacanya sangat ekstrem. Jadi agar berhati-hati," kata Jokowi di Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (2/12/2017).

Jokowi juga kembali menekankan tetap berhati-hati terkait cuaca ekstrem ini. "Tingkatkan terus kewaspadaan karena cuacanya memang, sekali lagi, cuacanya ekstrem. Hujan lebat, angin kencang juga ada gelombang yang tinggi. Semuanya hati-hati," sambung Jokowi.

Jokowi juga mengaku sudah memerintahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, Basarnas, kementerian/lembaga terkait, dan Pemda untuk bersiap menghadapi dampak akibat badai Cempaka dan Dahlia itu.

"Semuanya untuk waspada dan membantu masyarakat apabila ada bencana secepat-cepatnya dan kita harus antisipasi dampak cuaca ekstrem ini, terutama pada produksi pangan," kata Jokowi.

Sementara terkait dengan pasokan bahan makanan selama cuaca ekstrem ini, Jokowi mengaku sampai sekarang tak ada masalah dengan itu.

"Ini masih bulan Desember. Nanti masih ada bulan Januari," kata Jokowi.

Namun, ia tetap mengingatkan pentingnya untuk menjaga jalur-jalur logistik agar tidak terputus akibat bencana. "Ini juga harus betul-betul diantisipasi dan diwaspadai," tutup Jokowi.

Sebelumnya, Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan kepada korban banjir dan tanah longsor akibat Siklon Tropis Cempaka di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebesar Rp1,8 miliar.

"Jadi ada santunan kematian bagi korban meninggal yang tadi disampaikan sebesar Rp15 juta per ahli waris. Kemudian bantuan bagi korban luka ringan sampai berat maksimal sebesar Rp5 juta," kata dia usai mengunjungi lokasi pengungsi banjir dan tanah longsor di Balai Desa Kebonagung, Bantul, DIY.

Ia juga menyatakan badai Cempaka dan Dahlia yang terjadi di sebagian wilayah Jawa belakangan ini merupakan fenomena alam baru di Indonesia.

"Memang yang namanya Siklon Cempaka dan Dahlia itu sesuatu yang baru yang terkonfirmasi kepada kita semua," kata Khofifah, Sabtu (2/12/2017).

Khofifah menyampaikan, ada sekitar 323 kabupaten/kota yang berisiko tinggi terhadap kemungkinan terjadi bencana alam, apapun itu yang menjadi penyebabnya.

Baca juga artikel terkait BADAI CEMPAKA atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Sosial Budaya)

Sumber: antara
Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Alexander Haryanto
DarkLight