Jokowi Mengaku Kerap Diserang Hoaks, Fadli Zon: Itu Halusinasi

Oleh: Riyan Setiawan - 25 Maret 2019
Dibaca Normal 1 menit
Fadli Zon menuding Jokowi sedang berhalusinasi saat mengaku kerap diserang dengan hoaks dan fitnah.
tirto.id - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengkritik pernyataan Capres 01 Joko Widodo yang disampaikan saat menemui para pendukungnya di Serang dan Yogyakarta, akhir pekan kemarin.

Komentar Fadli tertuju pada pernyataan Jokowi yang mengaku selama ini kerap diserang dengan hoaks dan fitnah. Jokowi juga menyatakan akan melawan penyebaran hoaks dan fitnah itu.

"Nah itu harusnya ditanya ke Pak Jokowi, yang diserang bagaimana, yang mau dilawan itu siapa gitu. Jadi saya kira ini halusinasi, kayaknya ya gitu loh, halusinasi gitu," kata Fadli di Kompleks DPR RI, Jakarta pada Senin (25/3/2019).

Dia juga mengklaim selama ini justru capres 02 Prabowo Subianto yang diserang dengan penyebaran hoaks dan fitnah.

"Jadi yang saya tahu, yang diserang justru Pak Prabowo. Selama ini yang difitnah itu Pak Prabowo," ujar Fadli.


Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga itu juga mengaku orang-orang di kubunya selama ini justru sering menerima intimidasi dan kriminalisasi.

"Yang diintimidasi adalah pihak kami, yang dipersekusi adalah pihak kami, yang dikriminalisasi adalah pihak kami. Kok jadi kebolak-balik begitu ya," ujar dia.

Pada 24 Maret kemarin, saat menemui pendukungnya di Serang, Banten, Jokowi menyatakan banyak hoaks dan fitnah selama ini disebar untuk menyerang dirinya. Padahal, kata dia, berbagai hal yang dituduhkan kepada dirinya itu mustahil terjadi.

"Enggak mungkin Presiden siapa pun, berani melarang adzan, menghapuskan pendidikan agama, enggak mungkin melegalkan perkawinan sejenis, LGBT, enggak mungkin. Enggak mungkin melegalkan zina. Pasti akan dikeroyok oleh seluruh masyarakat," kata Jokowi saat menghadiri rapat umum saat hari pertama kampanye terbuka di Stadion Maulana Yusuf, Serang, Banten.


Dia pun meminta semua pihak tidak menghalalkan cara-cara, seperti menyebar fitnah dan hoaks, untuk memenangkan Pilpres 2019.

"Beda pilihan enggak apa-apa, tapi caranya jangan seperti tadi. Caranya jangan dihalalkan caranya seperti itu," kata Jokowi.

Sehari sebelumnya, saat bertemu pendukungnya di acara deklarasi “Alumni Yogya Satukan Indonesia” di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Jokowi juga menyoroti hoaks dan fitnah.

Dia mencontohkan salah satu fitnah ialah tuduhan bahwa dirinya antek asing. Menurut Jokowi, fitnah dan hoaks kerap menyerang dirinya selama 4,5 tahun ia memimpin pemerintahan. Oleh karena itu, dia menegaskan akan melawan fitnah dan hoaks yang digunakan untuk menyerangnya.

"Ingat sekali lagi akan saya lawan!" Kata Jokowi di Stadion Kridosono, Yogyakarta.


Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan menarik lainnya Riyan Setiawan
(tirto.id - Politik)

Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Addi M Idhom