Jokowi Janji Rehabilitasi 600 Ribu Hektar Mangrove dalam 3 Tahun

Reporter: Andrian Pratama Taher - 19 Okt 2021 16:11 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Jokowi menargetkan dalam 3 tahun ke depan bisa merehabilitasi hutan mangrove hingga 600 ribu hektare.
tirto.id - Presiden Joko Widodo kembali memastikan pemerintah akan merehabilitasi 600 ribu hektar mangrove di Indonesia dalam tiga tahun ke depan. Hal tersebut disampaikan Jokowi saat menanam mangrove bersama beberapa duta besar negara dan masyarakat di Desa Bebatu, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung, Provinsi Kalimantan Utara, pada Selasa, (19/10/2021).

"Kita tanam kembali sehingga yang pertama ini akan menjaga dari gelombang air laut yang ada, intrusi air laut, kemudian juga menjaga habitat dari spesies-spesies yang ada di hutan mangrove dan sekitar hutan mangrove," ujar Jokowi dalam keterangannya selepas penanaman di lokasi, Selasa (19/10/2021).

Jokowi menjelaskan sekitar 180 ribu hektar lahan hutan mangrove diperbaiki di Kalimantan Utara. Jokowi kemudian menargetkan 3 tahun ke depan bisa merehabilitasi hingga 600 ribu hektare.

"Target kita dalam tiga tahun ke depan agar kita perbaiki, kita rehabilitasi sebanyak 600 ribu hektare dari total luas hutan mangrove kita yang merupakan hutan mangrove terbesar di dunia (seluas) 3,6 juta hektare," tegas Jokowi.

Dalam kegiatan penanaman tersebut hadir Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang, dan Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali.

Sementara itu, para duta besar yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Duta Besar Ceko untuk Indonesia Jaroslav Dolecek beserta istri, Duta Besar Cili untuk Indonesia Gustavo Nelson Ayares Ossandron, Duta Besar Finlandia untuk Indonesia Jari Sinkari, Duta Besar Swiss untuk Indonesia Kurt Kunz, Wakil Duta Besar Brazil untuk Indonesia Daniel Barra Ferreira, dan Country Director Bank Dunia Satu Kahkonen.



Baca juga artikel terkait HUTAN MANGROVE atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Bayu Septianto

DarkLight