Jokowi: Jangan Sampai Isu-Isu Kecil Bikin Citra MotoGP Negatif

Reporter: Andrian Pratama Taher - 13 Jan 2022 17:05 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Jokowi minta persiapan MotoGP matang mulai dari akomodasi hingga drainase.
tirto.id - Presiden Jokowi menyoroti sejumlah hal dalam rapat terbatas evaluasi jelang pelaksanaan MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika pada Maret 2022 mendatang.

Dalam rapat tersebut, Jokowi sempat menyinggung soal insiden petugas yang membongkar motor pada saat WBSK 2021 lalu selain soal kedatangan penonton dan penerbangan.

"Jangan sampai isu kecil-kecil seperti kemarin di Superbike ada kesalahan dalam membongkar logistik tanpa seizin tim sehingga menjadi suaranya menjadi ke arah yang negatif," kata Jokowi saat memimpin rapat evaluasi secara hybrid dari Raja Hotel Kuta Mandalika, NTB, Kamis (13/1/2022).

Jokowi pun meminta agar kelancaran di bandara menjadi prioritas. Ia ingin pembalap, penumpang maupun ofisial dari turun pesawat hingga ke sirkuit berjalan lancar, tidak ruwet, tetapi aman COVID.

Kemudian, proses transportasi dari bandara ke Mandalika juga perlu diperhatikan. Ia ingin kebutuhan transportasi dipenuhi karena jumlah penonton yang hadir bisa banyak.

"Jangan sampai ini, kita mengelola 63 ribu bukan barang mudah. Ini belum yang di luar, juga mungkin dari masyarakat sekitar yang ingin datang," kata Jokowi. Ia pun menegaskan, "Ini sekali lagi ini MotoGP penggemarnya banyak. Di Indonesia penggemarnya sangat banyak. Bukan banyak. Sangat banyak".

Jokowi pun menyoroti upaya pembenahan tata ruang dan beautifikasi jalan menuju Mandalika. Ia menerima laporan pengerjaan beautfikasi selesai di akhir Februari 2022. Ia ingin upaya seperti pelebaran jalan kota tua, pengelolaan pemukiman hingga tokoh penjualan suvenir segera diselesaikan demi mengubah wajah Mandalika di saat MotoGP.

"Kemudian di dalam sirkuit sendiri, percepat betul mengenai pembenahan fasilitas dan infrastruktur di dalam sirkuit yang terhitung jangan mepet-mepet waktu pelaksanaan mulai dari royal box, paddock maupun pit pool bagi pembalap dan official tadi sudah kita lihat," tegas Jokowi.

Jokowi juga membahas soal drainase lintasan yang sempat memunculkan genangan saat WSBK 2021. Ia tidak ingin ada pertandingan ditunda dengan alasan hujan. "Jangan nanti ada alasan karena curah hujannya ekstrim, nanti enggak siap sistem drainase kita," tegas Jokowi.

Mantan Walikota Solo ini juga menyoroti soal perbaikan daerah tribun hingga kemungkinan pengaspalan ulang. Ia pun menegaskan tidak ingin ada warga lagi di dalam kompleks Mandalika.

"Cek betul kesiapan kebutuhan listrik, dan mengenai relokasi keluarga yang masih ada di dalam kawasan, kalau masih ada. Saya tadi sudah disampaikan sudah selesai semuanya," tegas Jokowi.

Jokowi juga ingin pembayaran fee MotoGP bisa segera diproses. Ia pun ingin agar masalah hotel, homestay dan restoran juga diselesaikan karena sempat menjadi persoalan. Ia pun ingin ada upaya mendorong penonton yang hadir untuk membeli souvenir maupun promosi pariwisata di daerah lain.

"Ini betul-betul tolong disiapkan dan dihitung betul fasilitas penjualan suvenir UMKM ini yang melibatkan pengrajin-pengrajin yang ada di NTB dan provinsi yang lain termasuk promosi destinasi wisata mana yang bisa dikunjungi setelah atau sebelum MotoGP diselenggarakan," tegas Jokowi.







Baca juga artikel terkait MOTOGP 2022 atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Olahraga)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Restu Diantina Putri

DarkLight