Jokowi: Ekspor Mobil ke Australia Bukti SDM Indonesia Unggul

Reporter: Andrian Pratama Taher - 15 Feb 2022 11:57 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Dengan ekspor mobil ke Australia, produk industri otomotif di Indonesia telah berhasil merambah empat benua setelah Amerika, Afrika, dan Asia.
tirto.id - Presiden Joko Widodo meresmikan ekspor perdana mobil dari Indonesia ke Australia, Selasa (15/2/2022). Ia mengatakan ekspor dari PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMI) ini membuktikan kualifikasi sumber daya manusia (SDM) Indonesia di bidang industri otomotif.

Meski begitu, Jokowi mengingatkan produsen mobil dalam negeri menjaga kualitas barang ekspor agar memiliki daya saing.

"Produk ekspor itu akan berkompetisi dengan produk-produk lain dari negara-negara produsen mobil. Jadi bukan hanya sendirian di pasar, tetapi bersaing dan konsumen itu akan memilih kalau produk kita memiliki kualitas, memiliki kualifikasi yang baik untuk dipakai," kata Jokowi di Pabrik TMMIN di Karawang, Jawa Barat, Selasa.

Jokowi mengapresiasi upaya Kementerian Perindustrian mendorong perusahaan di Indonesia untuk mengekspor mobil ke berbabai negara. Ia mencatat ekspor barang menyasar hampir 80 negara di 4 benua.

"Saya seneng juga bahwa kandungan lokalnya TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) sudah lebih dari 75 persen, local purchasenya dan banyak komponen, banyak spare part dan juga aksesoris-aksesoris yang ada di dalam mobil itu disupply dari industri-industri UKM kita," kata Jokowi.

"Ini juga sangat baik untuk menghidupkan usaha-usaha kecil yang ada di negara kita," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menperin Agus Gumiwang mencatat sepanjang 2021 kinerja ekspor industri otomotif mencapai sebanyak 294 ribu unit kendaraan completely built up (CBU) senilai Rp52,9 triliun dan 91 ribu set kendaraan completely knocked down (CKD) senilai Rp1,31 triliun.

Dengan ekspor mobil ke Australia, produk industri otomotif di Indonesia telah berhasil merambah empat benua setelah Amerika, Afrika, dan Asia.


Baca juga artikel terkait EKSPOR MOBIL atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Bisnis)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Gilang Ramadhan

DarkLight