Joachim Low Sangat Puas Usai Jerman Kalahkan Belanda

Oleh: Yudha Najib - 25 Maret 2019
Dibaca Normal 1 menit
Hasil Belanda vs Jerman di kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup C rampung dengan skor akhir 2-3. Low sangat puas dengan hasil ini.
tirto.id - Pelatih Jerman, Joachim Low, merasa puas setelah menundukkan Belanda dengan skor 3-2 di Johan Cruyff Arena dalam laga Kualifikasi Piala Eropa 2020 pada Senin (25/3/2019).

Kemenangan ini membuat posisi Der Panzer berada di peringkat ke-2 klasemen sementara grup C, di atas Belanda yang berada di posisi ketiga.

Hasil yang diraih Jerman secara dramatis itu ditentukan berkat gol Nico Schulz pada menit ke-90, memanfaatkan umpan dari Marco Reus.

“Saya sangat puas,” ucap Joachim Low dilansir FoxSport. “Saya pribadi merasa sangat baik. Saya tidak memikirkan tahun lalu [Piala Dunia 2018] lagi, saya[telah] melewatinya.”

Setelah menjadi juara dalam gelaran Piala Dunia 2014 di Brasil, tim yang diasuh oleh Joachim Low tampil buruk di Piala Dunia 2018 di Rusia. Terbukti dari 3 laga di babak penyisihan grup F Piala Dunia 2018, Jerman hanya berhasil menang satu kali, dan kalah dua kali.

Jerman hanya membukukan 1 kali kemenangan 2-1 atas Swedia. Dua kali kekalahan dari Meksiko (0-1) dan Korea Selatan (0-2). Alhasil, pada Piala Dunia 2018 di Rusia, Manuel Neuer dan kawan-kawan harus memastikan pulang lebih awal karena berada di dasar klasemen grup F.

Kemenangan Jerman atas Belanda memang mengejutkan, pasalnya di ajang Liga Negara Eropa pada Minggu (14/10/2018), Der Panzer kalah dengan skor 3-0. Gol Oranje dicetak oleh Virgil Van Dijk, Memphis Depay, dan Georginio Wijnaldum.

Menurut catatan Whoscored, rata-rata penguasaan bola pada pertandingan pagi tadi dimenangkan oleh Belanda dengan 53,7% berbanding 46,3% bagi Jerman. Jumlah tembakan juga dimenangkan tim Oranje dengan 16 tembakan, sedangkan Jerman melakukan 11 tembakan.

Namun tim besutan Joachim Low mampu bermain efektif. Sehingga lebih bisa memaksimalkan peluang yang ada, dan mengubahnya menjadi gol.

Low yang mempercayakan lini serang Jerman pada Leroy Sane, Serge Gnabry, dan Leon Goretzka terbukti berhasil. Pasalnya 2 dari 3 gol Jerman dicetak oleh Sane, dan Gnabry.

Pelatih Jerman ini juga mengungkapkan bahwa alasannya memasang mereka bertiga agar bisa bermain secara kolektif, sehingga menunjukkan gaya bermain dengan banyak perubahan posisi, dan lebih memecah konsentrasi Frenkie De Jong dan duet Van Dijk dan Matthijs de Ligt di barisan belakang.

“Itu bukan tentang [gaya] bermain dengan dua penyerang, tetapi lebih dengan tiga [orang] yang bermain bersama secara ofensif dan menemukan ruang [untuk mencetak gol].” pungkas Low.



Baca juga artikel terkait KUALIFIKASI PIALA EROPA 2020 atau tulisan menarik lainnya Yudha Najib
(tirto.id - Olahraga)


Penulis: Yudha Najib
Editor: Agung DH