JK Jadi Ketua Tim Penasihat Kampanye Jokowi-Ma'ruf

- 13 Agustus 2018
"Iya, Pak JK yang jadi Ketua Tim Penasihat, hanya info itu saja yang bisa kami berikan," kata Hasto.
tirto.id - Sekjen PKB Abdul Karding, yang juga menjadi bagian dari struktur Tim Kampanye Nasional untuk kemenangan Jokowi-Ma'ruf, mengatakan bahwa Jusuf Kalla (JK) akan menjadi Ketua Tim Penasihat Kampanye Nasional tersebut.

Ia mengatakan hal tersebut usai rapat terbatas bersama Jokowi di Jalan Cemara, Menteng, markas Koalisi Indonesia Kerja (KIK) bertempat, pada Minggu (12/8/2018) malam.

"Iya, Pak JK yang jadi Ketua Tim Penasihat, hanya info itu saja yang bisa kami berikan," kata Hasto kepada Tirto.

Berikut adalah struktur Tim Kampanye Nasional untuk kemenangan Jokowi-Ma'ruf, yang diumumkan pada Minggu (12/8/2018) malam:

1. Ketua Tim Kampanye masih dalam kantong Jokowi

2. Wakil Ketua Tim Kampanye : Lodewijk Freidrich (Sekjen Golkar)

3. Wakil Ketua Tim Kampanye : Asrul Sani (Sekjen PPP)

4. Wakil Ketua Tim Kampanye : Johnny G. Plate (Sekjen Nasdem)

5. Wakil Ketua Tim Kampanye : Abdul Kadir Karding (Sekjen PKB)

6. Wakil Ketua Tim Kampanye : Herry Lontung Siregar (Sekjen Hanura)

7. Wakil Sekretaris : Ahmad Rofiq (Sekjen Perindo)

8. Wakil Sekretaris : Berry Surya (Sekjen PKPI)

9. Wakil Sekretaris : Raja Juli Antoni (Sekjen PSI)

10. Sekretaris : Hasto Kristiyanto (Sekjen PDIP)

Namun, menurut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Tim Kampanye Nasional untuk sementara akan berjalan langsung tanpa adanya ketua.

"Pak Jokowi punya kantong tersendiri kapan mau diumumkan, kita tunggu saja," katanya kepada awak media, Minggu (12/8/2018) malam.

Karding menambahkan untuk posisi Ketua Tim Kampanye masih bersifat terbuka untuk diisi siapa pun. Karding juga menilai Jokowi, dalam menentukan Ketua Tim Kampanye, tak akan melihat dari partai atau bukan, selama sosok tersebut memenuhi kualifikasi dan kriteria yang cakap.


Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan menarik lainnya
(tirto.id - Politik)

Reporter: Haris Prabowo & Haris Prabowo
Penulis:
Editor: Maya Saputri
* Data diambil dari 20 top media online yang dimonitor secara live