Jenazah Arifin Ilham Disalatkan di Masjid Al-Munawar Penang

Oleh: Dewi Adhitya S. Koesno - 23 Mei 2019
Pendakwah Arifin Ilham akan disalatkan di Masjid Al-Munawar, Pulau Penang, Malaysia, hari ini.
tirto.id - Jenazah pendakwah dan Pimpinan Majelis Az-Zikra Muhammad Arifin Ilham disalatkan di Masjid Al-Munawar, Pulau Penang, Malaysia, Kamis (23/5/2019).

Informasi dari Bagian Protokol Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Pulau Penang, jenazah disalatkan usai shalat subuh, setelah itu diterbangkan dengan pesawat sewa dan tiba di Bandara Halim Perdana Kusumah Jakarta, Kamis (23/5/2019) pukul 11.00 WIB.

“Rencana almarhum dipulangkan dengan pesawat carter,” ujar Bagian Protokol KJRI Pulau Penang, Indra Prima Setya.

Masjid Al-Munawar berjarak sekitar 200 meter dari Rumah Sakit Gleneagles, tempat Ustadz Arifin Ilham dirawat dan Apartemen Mansion One, tempat ibu dan istrinya, tinggal selama di Penang.

Pada Selasa (30/4/2019) lalu, Arifin Ilham bersama pendamping dan putra-putranya sempat berjalan kaki dari Apartemen Mansion One ke Masjid Al-Munawar dengan menyusuri trotoar.

Di masjid tersebut, Arifin juga sempat mengaji, salat berjamaah, dan memberi tausiyah.

Arifin Ilham menjalani perawatan kanker getah bening di Rumah Sakit Gleneagles Pulau Penang Malaysia sejak Selasa (30/4/2019).

Selama dirawat di sana, Arifin Ilham didampingi empat istrinya, ibunya yang menginap Apartemen Mansion One George Town.

Selama menunggu perawatan dan selama perawatan, KJRI Penang memberikan pelayanan kepada kepada Arifin Ilham dan keluarganya.

Sebelumnya, diketahui Muhammad Arifin Ilham meninggal dunia di Malaysia, Rabu (22/5/2019) malam.

Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Aditya Santoso selaku dari manager Muhammad AlvinFaiz, putra dari ustaz Arifin Ilham.

"Innalillahi wa inna ilaihi roji'un, telah berpulang ke Rahmatullah Ayah kami, guru kami, KH.Muhammad Arifin Ilham, semoga amal dan ibadahnya diterima di sisi Allah SWT, Mohon doanya, Info valid dari Alvin," ujar Aditya dalam keterangan resmi kepada Tirto, Rabu (22/5/2019) malam.



Baca juga artikel terkait BERITA DUKA atau tulisan menarik lainnya Dewi Adhitya S. Koesno
(tirto.id - Sosial Budaya)

Sumber: Antara
Penulis: Dewi Adhitya S. Koesno
Editor: Maya Saputri
DarkLight