Jelang Pemilu, PM Jepang Janji Atasi Ancaman Korea Utara

Oleh: Yuliana Ratnasari - 9 Oktober 2017
Dibaca Normal 1 menit
PM Jepang Shinzo Abe berusaha menambah masa jabatannya seiring dengan meningkatnya ketegangan Jepang dengan Korea Utara beberapa bulan terakhir yang disebabkan oleh uji coba bom hidrogen.
tirto.id - Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe berjanji akan mengarahkan semua tekanan pada Korea Utara terkait dengan program nuklir dan rudalnya, serta menjamin keamanan nasional. Hal ini disampaikan dalam debat yang disiarkan di TV menjelang pemilihan umum.

Secara resmi kampanye yang dilakukan dalam rangka pemilihan umum pada 22 Oktober mendatang di Jepang dimulai Selasa, (10/10/2017) esok.

“Meningkatkan semua tekanan yang memungkinkan, kita perlu menciptakan situasi yang mendorong Korea Utara menginginkan dialog serta mengubah kebijakannya,” ungkap Abe dalam acara debat yang disiarkan Minggu (8/10/2017), sebagaimana dilansir Antara.

“Kita akan melindungi negera kita di bawah politik yang stabil,” tambahnya.

Abe berusaha menambah masa jabatannya seiring dengan meningkatnya ketegangan Jepang dengan Korea Utara beberapa bulan terakhir yang disebabkan oleh uji coba bom hidrogen dan menembakkan dua rudal yang dilakukan Pyongyang.

Abe yang berasal dari Partai Demokrat Liberal (LDP), yang telah memerintahkan negara itu selama sebagian besar era pascaperang, berada di jalur untuk mengamankan suara mayoritas. Namun belum dapat dipastikan apakah Abe dan partainya sanggup memperoleh dua per tiga dari 465 kursi dalam majelis, batas yang diperlukan untuk menyetujui perubahan konstitusi yang didorong Abe.

Akan tetapi, Abe mendapatkan tantangan baru dari Gubernur Tokyo Yuriko Koike yang dikenal masyarakat. Kedua kandidat itu beradu argumentasi terkait dengan perekonomian serta kebijakan lain dalam acara debat yang disiarkan TV.

Koike yang dulunya penyiar TV, membuat gempar dunia politik Jepang dengan meluncurkan “Partai Harapan”.

“Kami menawarkan alternatif kepada para pemilih supaya bisa mengoreksi politik yang didominasi Abe,” ungkap Koike saat acara debat disiarkan secara langsung. “Tujuan besar kami adalah menyasar untuk mengambil alih kekuasaan.”

Sebelumnya Korea Utara melakukan uji coba rudal balistik berjangkauan pendek yang mendarat di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) perairan Jepang.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengecam peluncuran rudal terkini Korea Utara dan berjanji akan bertindak bersama negara lain untuk menghalangi provokasi berulang Pyongyang.

Rudal yang diluncurkan Korea Utara diyakini merupakan rudal balistik kelas Scud dan terbang sekitar 450 kilometer.

Baca juga artikel terkait UJICOBA NUKLIR atau tulisan menarik lainnya Yuliana Ratnasari
(tirto.id - Politik)

Reporter: Yuliana Ratnasari
Penulis: Yuliana Ratnasari
Editor: Yuliana Ratnasari