Menuju konten utama

Jelang Indonesia Open 2019, Praveen/Melati Jalani Latihan Khusus

Praveen/Melati bersama tim ganda campuran lain melahap program latihan khusus dari Richard Mainaky, Kepala Pelatih Ganda Campuran PBSI.

Jelang Indonesia Open 2019, Praveen/Melati Jalani Latihan Khusus
Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Praveen Jordan (kiri) dan Melati Daeva Oktavianti (kanan) mengembalikan kok ke arah pebulu tangkis Inggris Chris Adcock dan Gabrielle Adcock pada babak penyisihan grup 1B Piala Sudirman 2019 di Guangxi Sports Center Gymnasium, Nanning, China, Minggu (19/5/2019). Tim Indonesia menang 4-1 atas Inggris. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A./wsj.

tirto.id - Duet ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti mengaku bahwa mereka tengah melakoni persiapan maksimal jelang tampil di turnamen bulu tangkis Indonesia Open 2019.

Sekitar dua pekan jelang berlangsungnya kejuaraan berkategori Super 1000 itu, Praveen/Melati bersama tim ganda campuran yang lain wajib melahap program latihan khusus yang telah dirancang oleh Richard Mainaky, selaku Kepala Pelatih Ganda Campuran PBSI.

"Dari minggu-minggu kemarin memang latihannya habis-habisan, pemain putri banyak latihan kelincahan, kanan-kiri lempar bola, yang putra banyak latihan smash dan meng-cover lapangan,” jelas Melati, seperti dikutip dari laman PBSI, Jumat (5/7/2019).

“Dalam dua pekan ini dimaksimalkan program persiapannya," imbuhnya.

Mengacu dari hasil drawing, Praveen/Melati yang berstatus sebagai unggulan ke-7 bakal ditantang oleh wakil Jerman, Mark Lamsfuss/Isabel Herttrich, pada pertarungan babak pertama (32 besar).

Dari catatan rekor head-to-head, kedua pasangan tersebut baru sekali bertemu yakni pada babak 16 besar All England 2019. Saat itu pasangan Indonesia unggul straight game dengan skor 21-11, 21-17.

Kendati demikian, Praveen/Melati wajib tetap memasang kewaspadaan tinggi. Lantaran tipikal pasangan Eropa mereka anggap mampu memaksimalkan berbagai faktor non-teknis selama bertanding.

"Kalau bertemu pasangan Eropa, kami harus waspada terutama dari hal non-teknis, jangan sampai terpancing lawan, jangan sampai terbawa emosi karena bisa berantakan permainannya dan jadi nggak bisa mikir," beber Melati.

Pebulu tangkis putri 24 tahun tersebut juga tak menampik keinginan tampil sebagai juara di ajang Indonesia Open tahun ini, meski tak mudah untuk mewujudkannya. Namun yang pasti, mereka bertekad untuk berjuang semaksimal mungkin di depan publik sendiri.

"Semua pemain pasti maunya juara, walaupun tidak mudah, tapi tidak ada yang tidak mungkin. Kami ingin bermain sebaik mungkin, apalagi tampil di depan publik sendiri," pungkas Melati.

Baca juga artikel terkait INDONESIA OPEN 2019 atau tulisan lainnya dari Oryza Aditama

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Oryza Aditama
Penulis: Oryza Aditama
Editor: Ibnu Azis