Jelang Idulfitri, Banjir Rendam 774 Rumah Warga di Tangsel

Reporter: Farid Nurhakim, tirto.id - 1 Mei 2022 10:56 WIB
Dibaca Normal 1 menit
BNPB mengimbau pemda dan warga untuk tetap waspada terhadap banjir susulan.
tirto.id - Banjir merendam sejumlah rumah warga di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten, pada Sabtu (30/4/2022) atau menjelang hari raya Idulfitri 1443 Hijriah. Meski begitu, tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel mencatat ada sebanyak 774 rumah warga yang terendam banjir dengan ketinggian berkisar antara 60-100 cm.

Banjir terjadi seusai hujan dengan intensitas lebat yang disertai angin kencang dan beberapa pohon tampak tumbang akibat kuatnya angin kencang itu.

Beberapa wilayah terdampak banjir berada di 4 kecamatan, yaitu Ciputat (Kelurahan Serua), Pondok Aren (Pondok Kacang Timur), Setu (Bakti Jaya) dan Ciputat Timur (Rempoa).

“Banjir tidak mengakibatkan terjadinya korban jiwa, luka-luka ataupun pengungsian. Pantauan pada malam ini, sekitar pukul 19.44 WIB, genangan banjir masih berlangsung di wilayah terdampak,” tutur Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari lewat siaran pers yang diterima Tirto pada Minggu (1/5/2022).

Berdasarkan analisis inaRISK, Kota Tangsel memiliki beberapa kecamatan dengan potensi bahaya banjir pada kategori sedang hingga tinggi.

Tujuh kecamatan yang teridentifikasi yaitu Setu, Serpong, Pamulang, Ciputat, Ciputat Timur, Serpong Utara, dan Pondok Aren. Wilayah yang terdampak banjir merupakan kecamatan teridentifikasi dengan potensi bahaya tersebut.

Sementara itu, BNPB mengimbau pemerintah daerah (pemda) dan warga untuk tetap waspada terhadap banjir susulan. Menurutnya, hari ini wilayah terdampak masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

“Warga diharapkan siap siaga apabila banjir kembali terjadi di kawasan terdampak,” pungkas Abdul.


Baca juga artikel terkait BANJIR TANGSEL atau tulisan menarik lainnya Farid Nurhakim
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Farid Nurhakim
Penulis: Farid Nurhakim
Editor: Fahreza Rizky

DarkLight