Jasa Marga Catat 720 Ribu Kendaraan Keluar Jakarta Hingga H-1

Oleh: Damianus Andreas - 15 Juni 2018
Dibaca Normal 1 menit
PT Jasa Marga mencatat hingga H-1 Lebaran, ada sekitar 720.244 kendaraan yang meninggalkan Jakarta lewat Gerbang Tol Cikarang Utama.
tirto.id - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat ada sebanyak 73.424 kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Gerbang Tol Cikarang Utama pada H-1 Lebaran. Adapun besaran jumlah kendaraan itu disebutkan meningkat 24,8 persen dari volume lalu lintas normal, yakni 67.112 kendaraan.

Dengan demikian, Jasa Marga mengklaim setidaknya sudah ada 720.244 kendaraan yang meninggalkan Jakarta lewat Gerbang Tol Cikarang Utama terhitung sejak Kamis (7/6/2018) pekan lalu hingga Kamis (14/6/2018) kemarin. Jumlah tersebut diklaim meningkat 34,15 persen dari volume lalu lintas normal yang sebanyak 536.898 kendaraan.

“Kami turut mencatat distribusi lalu lintas dari Gerbang Tol Cikarang Utama ke Jalur Utara (lewat Gerbang Tol Palimanan dan Gerbang Tol Cikampek) adalah sebesar 61,1 persen.

Sedangkan untuk kendaraan yang menuju Jalur Selatan (lewat Gerbang Tol Sadang dan Gerbang Tol Cileunyi) adalah sebesar 38,9 persen,” jelas Media Relations Manager Jasa Marga Herald Galingga dalam keterangan resminya pada Jumat (15/6/2018).

Lebih lanjut, Jasa Marga juga telah menghentikan strategi lajur lawan arus (contraflow) di Tol Jakarta-Cikampek tadi siang. Rekayasa lalu lintas tersebut berakhir pada pukul 14.15 WIB setelah dinilai dapat mengurangi kepadatan jelang tempat peristirahatan (rest area) KM 39 arah Cikampek.

“Contraflow diberlakukan untuk menghindari kepadatan sebagai dampak dari bottleneck KM 37 sampai dengan KM 47 arah Cikampek, mulai pukul 12.57 WIB,” ujar Senior Specialist Corporate Communications Jasa Marga Irra Susiyanti.

Pemberlakuan contraflow itu disebutkan telah sesuai dengan keputusan dari pihak kepolisian. Guna mendukung kelancaran contraflow pun, Jasa Marga mengklaim sudah menyiagakan petugas dan penyiapan rambu-rambunya.

Selain sempat menerapkan contraflow, Jasa Marga turut mengklaim sudah melakukan pengalihan arus lalu lintas. Kendaraan dari KM 28 dialihkan keluar melalui Gerbang Tol Cikarang Barat 3, untuk kemudian masuk kembali ke arah Cikampek melalui Gerbang Tol Cikarang Barat 1. Adapun pengalihan arus kendaraan tersebut bersifat situasional.

Rekayasa lalu lintas berupa contraflow memang kerap diambil untuk menjadi solusi mengurai kepadatan di jalan tol.

Strategi contraflow tersebut dilakukan untuk mengurangi beban salah satu ruas jalan, namun di sisi lain harus mengorbankan salah satu lajur pada ruas jalan satunya.


Baca juga artikel terkait MUDIK LEBARAN 2018 atau tulisan menarik lainnya Damianus Andreas
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Damianus Andreas
Penulis: Damianus Andreas
Editor: Yandri Daniel Damaledo
DarkLight