Menuju konten utama

Jalani Program Hamil, Ini Kadar Asam Folat yang Dibutuhkan Per Hari

"Kekurangan asam folat juga bisa menyebabkan kualitas sel telur tidak bagus."

Jalani Program Hamil, Ini Kadar Asam Folat yang Dibutuhkan Per Hari
Ilustrasi Hamil. Getty Images/iStockphoto

tirto.id - Asam folat menjadi salah satu zat penting bagi Anda yang sudah menikah dan sedang dalam tahap program hamil dan selama masa-masa awal kehamilan.

Hal ini dijelaskan dokter spesialis obstetri dan ginekologi dari Morula IVF Indonesia, dr. Merry Amelya, SpOG.

"Kekurangan asam folat juga bisa menyebabkan kualitas sel telur enggak bagus. Akhirnya dengan kualitas telur yang enggak baik, akan menghasilkan embrio yang enggak baik yang berpotensi kecacatan," ujarnya, dilansir Antara.

Kekurangan asam folat dapat menimbulkan sejumlah masalah yang bisa menyerang janin ibu saat hamil antara lain, bayi terlahir dengan bibir sumbing dan kelainan tulang belakang.

Lalu berapa asam folat yang dianjurkan per harinya?

Agar kondisi sel telur baik guna mendukung kehamilan yang berujung pada kondisi janin yang sehat, para perempuan yang berencana hamil perlu mengonsumsi asam folat 400-600 mikrogram per hari, 2-3 bulan sebelumnya.

"Asam folat yang dianjurkan 400-600 mikro per hari. Asalkan perempuan bisa mengonsumsi dalam jumlah cukup, tidak akan masalah. Untuk pasien yang mau merencanakan kehamilan, kami rekomendasikan asam folat," ujar dr. Merry.

Mengutip Sutrisminah dan Nasriyah, dalam penelitian Muhammad Ilham berjudul Peran Asam Folat dalam Kehamilan, pada keadaan normal, tubuh memerlukan 50 mikrogram asam folat tiap hari. Jika dalam sehari asam folat yang diserap tubuh kurang dari 50 mikrogram, maka dalam empat bulan kedepan dapat terjadi defisiensi asam folat.

Namun, secara umum kebutuhan asam folat pada wanita hamil meningkat dari normal. Kebutuhan asam folat pada wanita usia subur dan ibu hamil sekitar 400- 600 mikrogram per hari (0,4-0,6 mg/hari).

Masih dalam tulisan Muhammad Ilham, asam folat merupakan komponen penting yang harus dipenuhi sebelum kehamilan dan selama masa-masa awal kehamilan untuk mencegah defek tabung saraf serta berbagai abnormalitas kongenital yang terkait dengan asam folat seperti defek jantung, anomali saluran kemih, cleft oral facial, dan defek anggota 14 gerak.

Oleh karena itu, pemberian suplementasi asam folat penting diberikan untuk wanita yang sedang mempersiapkan kehamilan. Semua wanita yang berada dalam usia reproduktif (12-45 tahun) yang masih memiliki kemungkinan untuk hamil disarankan untuk mengkonsumsi asam folat dalam suplementasi multivitamin.

Asupan asam folat bisa Anda dapatkan antara lain dari folat dapat ditemukan dalam beberapa macam makanan, seperti daging merah, sayuran hijau, kacang-kacangan, telur, dan susu, atau dalam bentuk suplemen yang sudah beredar di Indonesia.

Baca juga artikel terkait KEHAMILAN atau tulisan lainnya dari Nuraini Ika

tirto.id - Kesehatan
Penulis: Nuraini Ika
Editor: Yulaika Ramadhani