Jaksa William Barr Tak Hadir dalam Kesaksian Laporan Robert Mueller

Oleh: Dina Arristy - 29 April 2019
Dibaca Normal 1 menit
William Barr tidak akan hadir menghadap Komite Kehakiman Senat terkait laporan investigasi Robert Mueller.
tirto.id - Departemen Kehakiman telah memberi tahu Komite Kehakiman bahwa Jaksa Agung, William Barr tidak akan hadir dalam kesaksiannya terkait laporan investigasi Robert Mueller yang akan digelar Kamis (2/5/2019).

Dilaporkan AP News, Barr dijadwalkan akan bersaksi di hadapan Komite Kehakiman Senat pada hari Rabu (1/5/2019), dan di depan Komite Kehakiman DPR pada Kamis (2/5/2019).

Komite Senat yang dipimpin dari Partai Republikan diharapkan akan melakukan pertanyaan dari anggota DPR.

Barr menolak proposal Komite Kehakiman untuk menambah pemeriksaan tambahan. Barr juga keberatan untuk mengadakan sesi tertutup untuk membahas laporan lengkap investugasi Mueller.

Departemen Kehakiman telah memberi tahu Ketua Badan Kehakiman, Jerry Nadler bahwa proposal yang diberikan oleh komite mengancam Barr untuk tidak hadir dalam kesaksiannya.

Nadler mengatakan pada hari Minggu (28/4/2019) pagi bahwa Barr tidak akan mendikte format yang diusulkan Komite Kehakiman.

“Saksi tidak akan memberi tahu panitia bagaimana melakukan pemeriksaan, titik.” kata Nadler dilansir CNN.


Perselisihan terjadi ketika ketegangan meningkat antara Demokrat dan pemerintah Presiden Donald Trump atas akses penuh dalam laporan Mueller dan saksi-saksi pemerintah yang telah menentang panggilan pengadilan kongres untuk bersaksi.

Demokrat telah mengkritik Barr karena menarik kesimpulannya sendiri karena Trump tidak menghadapi peradilan setelah Mueller mendapati Trump tidak bisa bebas dari masalah pemilihan presiden di tahun 2016.

Dikutip dari AP News, Ketua DPR, Nancy Pelosi mengatakan Barr terlibat dalam upaya untuk melakukan perlindungan untuk Trump memberi kesan positif pada temuan pada laporan Mueller.

Nadler telah mengusulkan untuk mengizinkan semua anggota panelnya pada sidang hari Kamis nanti untuk masing-masing putaran selama lima menit.

Nadler juga ingin memberikan putaran interogasi berikutnya selama 30 menit untuk masing-masing pihak, yang memungkinkan komite kedua belah pihak untuk ikut serta dalam interogasi menjadi titik penting bagi Departemen Kehakiman.

Barr juga telah menawarkan untuk para pemimpin kongres terpilih memungkinkan untuk melihat versi yang disunting dari laporan Mueller, dengan materi dewan juri yang dihilangkan, tetapi Demokrat telah menolak proposal itu.

Diwartakan AP News, Nedler telah mengundang Mueller untuk bersaksi dan memanggil mantan penasihat Gedung Putih, Don McGahn. McGahn adalah saksi penting untuk Mueller dalam laporan itu.

Baca juga artikel terkait POLITIK AMERIKA SERIKAT atau tulisan menarik lainnya Dina Arristy
(tirto.id - Politik)

Penulis: Dina Arristy
Editor: Yantina Debora
DarkLight