Menuju konten utama

Jakarta PSBB, Lalu Lintas Bandara Halim & Soetta Turun

Jumlah penerbangan di dua bandara di Jakarta menurun setelah PSBB berlaku. 

Jakarta PSBB, Lalu Lintas Bandara Halim & Soetta Turun
Petugas informasi bandara berada dibawah Monitor jadwal penerbangan yang memperlihatkan pengumuman dibatalkannya penerbangan di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (1/4/2020). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/hp.

tirto.id - Lalu lintas pesawat di dua bandara menurun sejak DKI Jakarta menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 10 April 2020.

President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan pada 11 April ada 253 pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta. Angka ini turun 22,86 persen dibanding 10 April yang tercatat 328. Sementara pada 9 April, angka pergerakan pesawat mencapai 339.

Lewat keterangan tertulis, Senin (13/4/2020), Awaluddin mengatakan "penurunan jumlah penerbangan menandakan maskapai dan masyarakat telah memahami dan mematuhi berlakunya PSBB DKI."

Penerbangan ini "lebih banyak dioperasikan di rute domestik, dan sangat sedikit untuk di rute internasional seiring dengan pandemi global."

Penurunan juga terjadi di Halim Perdanakusuma. Ada 53 pergerakan pesawat pada 11 April, 75 pada 10 April, dan 95 pada 9 April.

Awaluddin mengatakan dengan penurunan ini "diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19."

Per 13 April , kasus positif COVID-19 mencapai 4.557 kasus atau naik 316 dalam satu hari. Pasien sembuh mencapai 380 orang, sementara yang meninggal 399.

Awaluddin mengatakan penerbangan kargo masih sedikit bergairah ketimbang penumpang. Penerbangan ini masih menggeliat karena "dibutuhkan untuk mengangkut alat-alat medis dan berbagai bantuan" ke daerah lain. Per Senin, ada 3 penerbangan kargo di Soetta.

PT Angkasa Pura II telah menetapkan status 'minimum operation' di Soetta dan Halim Perdanakusuma. Dengan status ini, jumlah personel di bandara dapat dikurangi. Mereka dipekerjakan di rumah.

Baca juga artikel terkait PSBB atau tulisan lainnya dari Selfie Miftahul Jannah

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Rio Apinino