Menuju konten utama

Jadwal-Prediksi Final Liga Eropa 2020: Sevilla vs Inter/Shakhtar?

Sevilla dijadwalkan meladeni pemenang antara Inter Milan atau Shakhtar Donetsk dalam duel puncak yang digelar Sabtu, (22/8/2020).

Jadwal-Prediksi Final Liga Eropa 2020: Sevilla vs Inter/Shakhtar?
Pesepak bola Sevilla Pablo Sarabia merayakan setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola Copa del Rey Spanyol antara Sevilla dan FC Barcelona di Seville, Spanyol, Rabu 23 Januari 2019 (AP Photo / Miguel Morenatti)

tirto.id - Sevilla berhasil memastikan diri lolos final Liga Europa 2019/2020 usai mengalahkan Manchester United dengan skor 2-1.

Los Nervionenses dijadwalkan meladeni pemenang antara Inter Milan atau Shakhtar Donetsk dalam duel puncak yang digelar Sabtu, (22/8/2020) mendatang di Stadion RheinEnergie, Köln, Jerman.

Dua gol kemenangan Sevilla atas MU dilesakkan oleh Suso dan Luuk de Jong. Sebelumnya, mereka sempat tertinggal lebih dulu melalui eksekusi penalti Bruno Fernandes.

Berdasarkan catatan di level Eropa musim ini, klub yang ditukangi Julen Lopetegui hanya sekali saja menelan kekalahan.

Tergabung di Grup A Liga Europa 2019/2020, Ever Banega dan kawan-kawan berhasil lolos fase berikutnya dengan menjadi juara grup.

Dari 6 laga yang dilakoni itu, Sevilla meraih 5 kemenangan dan sekali kalah. Satu-satunya hasil negatif diraih saat meladeni APOEL yang berakhir dengan skor 1-0 di kandang lawan.

Pada babak 32 besar, mereka sebenarnya hanya unggul agregat gol tandang saja atas CFR Cluj. Meladeni klub asal Rumania, Sevilla bermain seri 1-1 di markas lawan pada leg pertama. Dan kembali imbang 0-0 di kandang sendiri saat leg kedua.

Lolos 16 besar, Los Nervionenses unggul 2-0 atas AS Roma. Ketika tampil di perempat final, klub yang bermarkas di Stadion Ramón Sánchez Pizjuán tersebut menang 1-0 atas wakil Premier League, Wolves. Hingga berhasil melangkah ke partai final usai menyingkirkan Man United.

Sesuai agenda, Sevilla bakal meladeni pemenang laga semifinal lainnya. Yakni duel Inter Milan vs Shakhtar Donetsk yang baru digelar pada Selasa (18/8/2020).

Menghadapi pertandingan pemungkas, pasukan Lopetegui cukup diuntungkan dengan memiliki waktu istirahat sehari lebih banyak daripada calon lawannya.

"Anda tidak bisa mencapai final setiap hari. Ini hasil kerja keras yang bagus dari semua pihak dan kami berharap bisa melakoninya dengan cara terbaik," tutur Ever Banega, gelandang andalan Sevilla, dikutip laman resmi klub.

Prediksi Final: Laga Bagi Mantan Juara

Berbicara mengenai peluang final, terdapat dua kemungkinan. Yaitu pertandingan Sevilla vs Inter Milan atau duel yang mempertemukan Sevilla vs Shakhtar Donetsk.

Dari kedua peluang itu, laga pemungkas dipastikan bakal melibatkan tim-tim mantan juara. Pasalnya, tiga klub yang bakal tampil pernah menyabet trofi Liga Europa yang dulu masih bernama Piala UEFA.

Sejauh ini, Sevilla masih menjadi yang terbaik dengan 5 trofi yang dimiliki atau rekor terbanyak. Los Nervionenses meraihnya pada 2005/2006, 2006/2007, 2013/2014, 2014/2015, serta 2015/2016.

Sedangkan Inter meraih tiga kali. Yaitu musim 1990/1991, 1993/1994, dan 1997/1998. Disusul kemudian Shakhtar yang pernah sekali menjadi juara pada musim 2008/2009.

Maka, trofi Liga Europa yang diperebutkan dalam hitungan waktu lima hari lagi ini akan tetap menjadi milik klub yang pernah menjadi jawara alias tidak akan ada tim juara baru.

Inter Milan sendiri tampil di Liga Europa setelah tersingkir dari babak grup Liga Champions. Menempati peringkat ketiga klasemen akhir Grup F, La Beneamata gagal bersaing dengan Barcelona dan Borussia Dortmund.

Terdepak ke kompetisi level kedua antarklub di benua biru, tim arahan Antonio Conte unggul agregat 4-2 atas Ludogorets Razgrad di babak 32 besar. Berikutnya, Getafe digasak 2-0 di fase 16 besar sebelum unggul 2-1 atas Bayer Leverkusen di perempat final.

Jika musim ini Inter sukses menjadi juara, mereka akan menjadi tim kedua yang memiliki gelar Liga Europa terbanyak dengan 4 pialanya. Mereka akan melewati Liverpool, Juventus, serta Atlético Madrid yang sampai saat ini masih memiliki jumlah trofi yang sama.

Sementara Shakhtar Donetsk juga bisa bermain di Liga Europa usai tergusur dari Liga Champions 2019/2020. Klub asal Ukraina tersebut kalah bersaing dengan Manchester City serta Atalanta di Grup C.

Di Europa League, mereka unggul agregat mencapai 5-1 atas Malmö FF untuk babak 32 besar. Shakhtar akhirnya bertemu VfL Wolfsburg di babak 16 besar. Skor yang sama dihasilkan ketika meladeni klub Bundesliga itu.

Di perempat final, Júnior Moraes dan kawan-kawan menang 4-1 kala bersua Basel. Melihat catatannya selama ini, pasukan Luís Castro patut menjadi ancaman tersendiri bagi Inter Milan dalam misi memburu tiket final demi bisa bertemu Sevilla.

Berikut jadwal final Liga Europa 2019/2020.

Sevilla vs Inter Milan/Shakhtar Donetsk

Sabtu, 22 Agustus 2020

Di Stadion RheinEnergie, Köln, pukul 02.00 WIB

Baca juga artikel terkait SEVILLA atau tulisan lainnya dari Beni Jo

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Beni Jo
Penulis: Beni Jo
Editor: Nur Hidayah Perwitasari