Jadwal Operasi Transportasi Publik Jakarta di Malam Tahun Baru 2020

Oleh: Bayu Septianto - 31 Desember 2019
Dibaca Normal 2 menit
KRL beroperasi hingga pukul 03.00 WIB, MRT hingga pukul 02.30, LRT pukul 02.00 dan Transjakarta beroperasi 24 jam.
tirto.id - Sejumlah moda transportasi umum akan beroperasi hingga dini hari pada malam perayaan perayaan Tahun Baru 2020, Selasa (31/12/2019). Penambahan jam operasional ini untuk memberikan pelayanan kepada warga DKI Jakarta dan sekitarnya yang ingin merayakan malam pergantian tahun.

KRL Commuter Line

PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) sebagai operator kereta rel listrik (KRL) Commuter Line akan menambah jam operasional hingga Rabu 1 Januari 2020 pukul 03.00 WIB dini hari.

Di malam pergantian tahun 2020, PT KCI juga menambah sebanyak 28 perjalanan KRL tambahan khusus perayaan pergantian tahun, sehingga keberangkatan antar KRL tambahan pada malam pergantian tahun lebih kurang 60 menit.

“Sembilan perjalanan KRL tambahan akan melayani relasi Bogor/Depok-Kampung Bandan/Jakarta Kota pp, tujuh perjalanan KRL tambahan akan melayani relasi Cikarang/Bekasi-Jakarta Kota pp, empat perjalanan KRL tambahan akan melayani relasi Rangkasbitung/Maja/Parungpanjang-Tanah Abang pp, dua perjalanan KRL tambahan akan melayani relasi Tangerang-Duri pp, dan enam perjalanan KRL tambahan akan melayani relasi Tanjungpriok – Jakartakota pp,” jelas Vice President Corporate Communications PT KCI Anne Purba, seperti diwartakan Antara.

PT KCI mengimbau masyarakat yang akan menggunakan KRL dapat menyesuaikan waktu menuju stasiun sebelum waktu operasional KRL berakhir.

Selain menambah perjalanan KRL, PT KCI juga akan menambah petugas pelayanan, kebersihan, pengamanan hingga dua kali lipat serta menambah 26 loket portable yang tersebar di Stasiun Bogor, Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Juanda, Stasiun Pasar Minggu, Stasiun Manggarai, Stasiun Lenteng Agung, Stasiun Sudimara, Stasiun Citayam, dan Stasiun Rangkasbitung.

Berbagai penambahan fasilitas untuk para pengguna jasa juga disiapkan PT KCI antara lain dengan pemasangan tenda antrian dan ruang tunggu di tujuh stasiun diantaranya di Stasiun Bogor, Stasiun Citayam, Stasiun Tambun, Stasiun Ancol, Stasiun Depok Baru, Stasiun Bekasi, dan Stasiun Rangkasbitung.

Namun, PT KCI tetap mengingatkan para pengguna KRL untuk tidak bermalam di stasiun. Pasalnya, setelah pukul 03.00 WIB maka seluruh lokasi stasiun akan kembali steril guna kepentingan pekerjaan pembersihan dan perawatan fasilitas stasiun sehingga dapat kembali melayani para pengguna pagi harinya.

MRT

Selain KRL Commuter Line, MRT Jakarta juga akan memperpanjang layanan hingga pukul 02.30 WIB pada malam tahun baru 2020.

"Karena ada rencana acara malam Tahun Baru, jadi kita tambah 2,5 jam. Kalau biasanya kami berhenti operasi sampai jam 12 malam, (di malam Tahun Baru) kita akan sampai 02.30 dengan headway 12 menit," kata Direktur Operasi dan Pemeliharaan MRT Jakarta Muhammad Effendi dalam paparan di Jakarta, Kamis (19/12/2019), sebagaimana dilansir Antara.

Effendi menjelaskan total akan ada tambahan 24 perjalanan pada 31 Desember 2019 mulai pukul 05.00 hingga 02.30 pada 1 Januari 2020.

Saat peak hour atau jam sibuk, yakni pukul 07.00-09.00 dan 17.00-19.00 headway ditetapkan hanya 5 menit, sementara di luar jam sibuk headway 10 menit. Ada pun saat penambahan jam operasional yakni pukul 00.00 hingga 02.30 akan diberlakukan headway 12 menit. Untuk membantu para pengguna merayakan malam Tahun Baru, MRT Jakarta juga bekerjasama dengan pengelola Gelora Bung Karno untuk memanfaatkan lahan di Parkir Timur Senayan sebagai area parkir kendaraan.

"Kan jalan akan ditutup, mereka (pengguna) bisa parkir di Parkir Timur. Dari sana mereka bisa naik dari Stasiun Senayan," ujar Effendi.

Transjakarta

Transjakarta juga serupa. PT Transjakarta akan mengoperasikan armadanya selama 24 jam pada malam Tahun Baru 2020. Mulai dari koridor 1 hingga koridor 11 akan dioperasikan 24 jam guna melayani warga yang ingin merayakan malam pergantian tahun.

Selain di koridor 1 hingga koridor 11, penambahan unit dan jam operasi juga dilakukan di rute 1F yang melayani rute Palmerah-Bundaran Senayan via Asia Afrika, rute S12 (BSD-St. Fatmawati) dan rute S31 (Bintaro-St. Fatmawati). Tiga rute ini hanya akan beroperasi hingga pukul 03.00 WIB.

Dilansir dari Antara, PT Transjakarta meyiapkan sebanyak 183 Armada Malam Hari (Amari) untuk melayanani penumpang pada perayaan tahun baru 2020 mengantisipasi lonjakan penumpang yang merayakan pergantian tahun di Ibu Kota.

"Dari total normalnya 55 unit, ternyata sesuai prediksi ini akan meningkat pesat, termasuk beberapa masukan dari masyarakat sehingga kami tambah tiga kali lipat lebih selama pergantian tahun baru," kata Direktur Pelayanan dan Pengembangan PT Transjakarta Achmad Izzul Waro.

Penambahan armada itu akan diterapkan di seluruh koridor selain koridor 11 dan 12 yang tidak memiliki banyak peminat. Penambahan juga dilakukan di rute 2C (Monas-JIExpo), rute 5H (Harmoni- Ancol), rute 1F (Palmerah-Bundaran Senayan via Asia Afrika), rute S12 (BSD- St Fatmawati), dan rute S31 (Bintaro- St Fatmawati).

Selain itu, terkait pelaksanaan perayaan tahun baru yang mengakibatkan penutupan jalan diadakan juga perubahan rute untuk Koridor 1. Ada tiga skema yang disiapkan oleh Transjakarta. Skema pertama, rute koridor 1 akan dialihkan Kota-Harmoni-Tomang-Kor9-BlokM (PP). Kedua, untuk arah dari Blok M, koridor 1 akan dialihkan dari Blok M-GBK-Semanggi (PP). Ketiga, untuk arah dari Kota, koridor 1 akan dialihkan dari Kota-Harmoni-Monas-Patung Kuda (PP).

LRT Jakarta

LRT Jakarta rute Velodrome-Kelapa Gading juga beroperasi hingga dini hari pada malam tahun baru 2020. LRT Jakarta beroperasi mulai pukul 05.30 WIB pada 31 Desember 2019 sampai pukul 02.00 WIB pada 1 Januari 2020.

Dalam akun Instagramnya pada Selasa (31/12/2019), LRT Jakarta juga menyediakan area parkir di Jakarta International Velodrome hingga pukul 03.00 WIB dengan tarif flat. Area parkir ini diharapkan membantu warga yang ingin menitipkan kendaraanya dan menaiki LRT untuk merayakan malam tahun baru.

Baca juga artikel terkait TAHUN BARU 2020 atau tulisan menarik lainnya Bayu Septianto
(tirto.id - Sosial Budaya)

Sumber: Antara
Penulis: Bayu Septianto
Editor: Bayu Septianto
DarkLight