Menuju konten utama

Jadwal MotoGP 2020 Dipangkas Agar Tak Ganggu Musim 2021?

Musim MotoGP 2020 yang rencananya digelar sebanyak 20 seri kemungkinan besar bakal dipangkas setelah terganggu akibat pandemi virus Corona (COVID-19).

Jadwal MotoGP 2020 Dipangkas Agar Tak Ganggu Musim 2021?
MotoGP 2019. Nicolas Aguilera/AP

tirto.id - Musim MotoGP 2020 yang rencananya digelar sebanyak 20 seri kemungkinan besar bakal dipangkas setelah terganggu akibat pandemi virus Corona (COVID-19). Empat seri awal MotoGP 2020 gagal terlaksana. Dua seri berikutnya, yakni Le Mans dan Mugello, juga hampir dipastikan ditunda.

Situasi ini membuat CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, membuat opsi untuk memangkas jumlah balapan MotoGP 2020. Berdasarkan kontrak dengan pemegang hak siar dan sponsor, Dorna Sports diwajibkan untuk menggelar minimal 13 balapan dalam semusim.

Ezpeleta mengatakan, menunggu pandemi teratasi akan lebih baik daripada terus merevisi jadwal MotoGP 2020 yang belum tentu dapat dilaksanakan. "Jumlah balapan akan tergantung dengan kapan kami bisa memulai seri pertama musim ini," ucapnya, dikutip dari Crash

"Ada aturan yang menyebut kami harus menyelenggarakan 13 balapan dalam semusim. Kami akan melakukan yang kami bisa dan mencoba untuk tidak menambah padat jadwal balapan di akhir musim," lanjutnya.

Jika Dorna Sports memutuskan untuk memangkas jumlah seri MotoGP 2020, berarti opsi untuk tetap menggelar balapan di musim dingin akan dibatalkan. Sebelumnya, ada wacana untuk tetap melakukan balapan hingga Januari dengan menggeser beberapa balapan ke negara yang memiliki musim panas di bulan itu.

Ezpeleta menegaskan bahwa gagasan menggelar MotoGP 2020 hingga musim dingin 2021 tidak akan dilakukan. Pasalnya, pihak penyelenggara tak ingin merusak persiapan MotoGP 2021, meskipun musim 2020 tak bisa berjalan sesuai rencana.

"Kami tidak bisa menggelar balapan terlalu jauh ke musim dingin 2021. Kami telah memutuskan bahwa jumlah seri MotoGP 2020 akan bergantung dengan kapan kami akan memulainya. Kami bisa memiliki musim yang singkat, dan musim depan bisa dilaksanakan sesuai rencana," ujar Ezpeleta.

Dorna Sports, IRTA dan FIM Motosports sebagai pihak-pihak yang bertanggung jawan untuk menyelenggarakan MotoGP akan melihat perkembangan COVID-19. Jika mereka tak bisa menggelar balapan hingga akhir liburan musim panas (September 2020), besar kemungkinan MotoGP 2020 terpaksa dibatalkan.

"Kami akan melihat situasi yang terjadi berikutnya, karena dunia tidak akan sama setelah wabah ini berakhir. Saat ini yang jadi fokus utama kami adalah mengembalikan situasi dunia agar segera pulih," kata Ezpeleta.

Pihak operator MotoGP bakal membantu finansial yang terdampak ditundanya kompetisi. Dorna akan mensubsidi gaji pembalap sebesar 25.000 per pembalap, selama musim ditangguhkan.

Baca juga artikel terkait MOTOGP 2020 atau tulisan lainnya dari Permadi Suntama

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Permadi Suntama
Penulis: Permadi Suntama
Editor: Iswara N Raditya