Jadwal Imsakiyah Kota Jayapura dan Buka Puasa Hari Ini 1 Mei 2022

Reporter: Tim Konten Ramadan - 30 Apr 2022 19:15 WIB
Dibaca Normal 2 menit
Jadwal imsakiyah Ramadhan 2022 Kota Jayapura hari ini 1 Mei 2022 dilengkapi jadwal buka puasa Ramadhan 29 Ramadan 1443 dan jadwal imsak.
tirto.id -

Dengan adanya kumandang imsak di berbagai masjid, seorang muslim yang baru terbangun, masih punya waktu sekitar 10 menit untuk sahur. Sementara, muslim yang sudah bersantap sejak sebelum waktu imsak, dapat mempersiapkan diri lebih baik untuk salat subuh berjamaah.

Jadwal Imsakiyah dan Jadwal Buka Puasa Kota Jayapura

Bagi masyarakat Kota Jayapura yang tengah menjalankan ibadah puasa Ramadhan, Tirto.id menyediakan jadwal imsakiyah lengkap, yang meliputi jadwal imsak, salat subuh, zuhur, asar, magrib (jadwal buka), dan isya sebagai berikut.

Berikut adalah jadwal imsak dan jadwal sholat Kota Jayapura:


Sebelum mengerjakan puasa, seorang muslim diwajibkan untuk melafalkan niat berpuasa Ramadhan pada malam harinya. Bacaan doa niat puasa Ramadan dan artinya adalah sebagai berikut.

Niat Puasa

Sedangkan bacaan doa niat puasa Ramadan dan artinya:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma ghadin 'an adaai fardi syahri ramadhani hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya, "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardu pada bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala."

Umat Islam dianjurkan untuk santap sahur sebelum berpuasa. Dengan sahur, umat muslim dapat mempersiapkan diri untuk lebih kuat saat menjalankan puasa.

Ketentuan Sahur

Sahur merupakan salah satu ibadah sunnah saat puasa. Anjuran untuk makan sahur diketahui dari hadist Nabi Muhammad SAW sebagaimana diriwayatkan dari Anas bin Malik, berikut ini:

“Sahurlah kalian semua. Sesungguhnya sahur itu mengandung keberkahan” (HR Bukhari: 1923).

Sahur dianjurkan agar umat muslim dapat mempersiapkan diri untuk lebih kuat saat menjalankan puasa. Oleh sebab itu, sahur yang termasuk sunnah puasa dilaksanakan pada waktu dini hari atau setelah tengah malam. Hal ini sesuai dengan hadist berikut:

“Dari Abu Dzar: Rasulullah SAW bersabda: tidak akan hilang sifat kebaikan pada diri manusia, selama ia mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka puasa" (HR Ahmad).

Dengan demikian, aktivitas sahur dianjurkan dari tengah malam sampai terbit fajar shadiq atau waktu subuh. Jadwal imsak dipatok beberapa menit sebelum waktu subuh agar umat Islam lebih berhati-hati dan segera mengakhiri aktivitas sahur untuk bersiap menjalankan puasa.

Takjil Buka Puasa Ramadhan Khas Kota Jayapura

Setelah seharian menahan lapar dan haus, pada saat berbuka puasa kurang lengkap rasanya jika tidak dibuka dengan takjil. Variasi menu takjil setiap hari yang berbeda, akan membuat suasana berbuka lebih spesial.

Salah satu yang istimewa dalam berpuasa adalah menanti saat berbuka. Rasulullah saw. bersabda, "Orang yang berpuasa memiliki dua kegembiraan, kegembiraan saat berbuka dan kegembiraan saat bertemu Rabbnya".

Berikut adalah kuliner khas Kota Jayapura: Ayam Lodho, Sego Bantingan, Sompil, Sredek, Pecel Punten

Ceramah Singkat Ramadhan

Bagi umat muslim di Kota Jayapura sepanjang bulan puasa Ramadan 2022 bisa memperdalam keislaman. Berikut adalah tausiah singkat Ramadhan tentang Keberagaman Madinah di Zaman Nabi.

Kehadiran Nabi Muhammad SAW di kota Madinah membawa sistem kehidupan beragam yang adil. Penduduk Madinah sangat plural. Berbagai suku dan agama hidup berdampingan, termasuk suku Aus dan Khazraj yang dulunya sering terlibat peperangan satu sama lain. Salah satu misi Nabi ketika datang ke kota tersebut adalah mengiikat seluruh penduduk dalam satu piagam bernama "Piagam Madinah." Melalui Piagam Madinah, setiap anggota kelompok di Madinah diakui eksistensinya dan dilindungi hak-haknya, termasuk menjalankan ibadah sesuai kepercayaannya tanpa diganggu gugat oleh siapa pun. Selama kepemimpinan Nabi, keadilan di Madinah diterapkan secara utuh tanpa kecuali, termasuk terhadap muslim yang melanggar. Salah satu peristiwa yang diabadikan dalam Q.S An-Nisa ayat 105 adalah ketika Nabi tidak terpengaruh dengan keislaman seorang Muslim munafik yang menuduh seorang Yahudi melakukan pencurian. Selain itu, ada pula peristiwa delegasi Uskup Najran yang enggan masuk Islam kembali ke kampung halaman dengan membawa janji Nabi untuk melindungi mereka. Selama kunjungannya, mereka bahkan diizinkan untuk beribadah di Masjid Nabawi, meskipun bagi ulama hal tersebut adalah peristiwa khusus dan tidak wajar lagi diulangi.

Baca juga artikel terkait JADWAL IMSAKIYAH atau tulisan menarik lainnya Tim Konten Ramadan
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Tim Konten Ramadan
Penulis: Tim Konten Ramadan
Editor: Tim Konten Ramadan

DarkLight