Jadwal Imsakiyah dan Sholat Kab. Pidie Hari Ini 13 April 2021

Reporter: Tim Konten Ramadan, tirto.id - 12 Apr 2021 19:19 WIB
Dibaca Normal 2 menit
Jadwal imsakiyah Kab. Pidie pada 13 April 2021 bisa dicek di Tirto.id. Jadwal imsak, niat puasa, serta jadwal sholat 5 waktu menjadi pedoman bagi umat muslim menjalankan ibadah puasa.
tirto.id - Jadwal azan maghrib di Kab. Pidie pada Selasa 13 April 2021 dapat diketahui melalui Tirto.id. Demikian pula jadwal waktu salat lain yang bertepatan dengan 1 Ramadan 1442 H. Mengerjakan salat pada awal waktu akan lebih mudah dengan pedoman jadwal imsakiyah hari ini yang dirangkum dari Kemenag RI.

Kab. Pidie dikenal karena memiliki sejumlah masjid ikonik. Beberapa contohnya antara lain, Masjid MAKMANUN, Masjid AL-FALAH, dan Masjid Darussalam. Masjid-masjid tersebut menjadi pusat kegiatan ibadah umat muslim di Kab. Pidie.

Masjid MAKMANUN dibangun pada 1997. Daya tampung 50 - 100 jamaah. Masjid ini bisa ditemukan di alamat Gp. Cot Kreh Kec. Keumala Kab. Pidie Keumala.

Sedangkan Masjid AL-FALAH dibangun pada 1955. Daya tampung > 200 jamaah. Masjid ini berada di alamat Gp. Simpang Beutong Muara Tiga.

Sementara Masjid Darussalam dibangun pada 2006. Daya tampung 50 - 100 jamaah. Umat muslim bisa menemukan masjid ini di Gp. Simpang Beutong Muara Tiga.

Selain itu, di Kab. Pidie ada beberapa pilihan menu sahur dan buka puasa. Beberapa contohnya misal, kopi sanger, bandrek, teh tarik, kopi Aceh, kuah piliek.

Namun yang lebih penting, demi kesempurnaan mengerjakan ibadah selama bulan Ramadan, umat Islam Kab. Pidie dapat melihat jadwal imsakiyah di Kab. Pidie sebagai berikut:



Niat Puasa Ramadhan dan Artinya


Mengerjakan puasa wajib hukumnya bagi umat Islam yang mukallaf selama 29 atau 30 hari bulan Ramadan setiap tahun. Sebulan penuh kaum muslimin, baik laki-laki maupun perempuan berjuang menahan dari dari hal-hal yang membatalkan sejak fajar shodiq hingga terbenamnya matahari.

Puasa adalah amalan istimewa. Tidak ada yang dapat mengetahui amalan tersebut kecuali Allah dan orang yang mengerjakan. Selain itu, Allah sendiri yang memberikan balasan, tanpa menentukan kadar balasan tersebut.

Hal ini tercantum dalam hadis qudsi "Setiap amalan manusia adalah untuknya kecuali puasa, sebab ia hanyalah untukku dan Akulah yang akan memberikan ganjaran padanya secara langsung ”.

Puasa tidak hanya semata-mata menahan haus dan lapar atau tidak melakukan hubungan suami-istri pada siang hari. Dalam puasa, yang diutamakan adalah pengendalian diri dari perbuatan yang mengutamakan hawa nafsu.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ’alaihi wassalam. bersabda, "Puasa bukan hanya menahan makan dan minum saja. Puasa adalah dengan menahan diri dari perkataan lagwu dan rofats. Jika ada seseorang yang mencela atau mengganggumu, katakanlah, 'Aku sedang puasa'.”

Kaum muslim yang berpuasa ibarat tengah membuat perisai yang kukuh di dunia dan akhirat. Ketika berada di dunia, seseorang yang berpuasa akan membatasi semua perbuatannya hanya untuk hal-hal yang disukai Allah. Sementara itu, di akhirat, puasa adalah perisai yang akan menjaga seseorang dari panasnya api neraka.

Nabi Muhammad shallallahu ’alaihi wassalam. bersabda, "Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari siksa neraka” (H.R. Ahmad).

Berikut ini bacaan doa niat puasa Ramadan dan artinya:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma ghodin ’an adaai fardi syahri ramadhooni hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya, "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardu pada bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala."

Khasanah Keislaman


Sepanjang Ramadan 2021 ini, selain menjalankan ibadah puasa, umat muslim di Kab. Pidie juga dapat memperdalam pengetahuan tentang khasanah keislaman. Sebagai contoh pengetahuan agama Islam itu tentang Kisah Ali bin Abi Thalib: Gerbang Pengetahuan Islam & Menantu Nabi .

Salah satu sahabat Nabi yang sering dijadikan panutan pemuda muslim adalah Ali bin Abi Thalib. Selain dikenal sebagai sosok pemberani, ia disebut Rasulullah saw. sebagai gerbang pengetahuan (babul ilmi).

Sejak kecil, Ali sudah tinggal bersama Nabi Muhammad saw. Kisah perjuangannya membela Islam sudah tertulis jauh-jauh hari. Ia menjadi pengecoh kaum kafir Quraisy ketika Nabi hijrah dari Makkah ke Madinah bersama Abu Bakar. Ali ketika itu tidur di kamar Rasulullah.

Mendapatkan panduan Rasulullah sejak kecil, Ali kemudian mengembangkan kepemimpinan dengan kebijakan egaliter demi keadilan sosial. Kecakapan Ali dalam berpidato dan intelektualitasnya demikian menonjol.

Baca juga artikel terkait JADWAL IMSAKIYAH atau tulisan menarik lainnya Tim Konten Ramadan
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Tim Konten Ramadan
Penulis: Tim Konten Ramadan
Editor: Tim Konten Ramadan

DarkLight