Jadwal Imsak Hari Ini 5 Mei 2021 di Kota Payakumbuh

Oleh: Tim Konten Ramadan - 4 Mei 2021
Dibaca Normal 2 menit
Jadwal imsakiyah hari ini Kota Payakumbuh pada 5 Mei 2021 atau 23 Ramadan 1442 H bisa dicek di Tirto.id. Umat muslim di Kota Payakumbuh bisa pula melihat jadwal sholat 5 waktu dalam menjalankan ibadah puasa.
tirto.id - Umat Islam di Kota Payakumbuh dapat memantau jadwal imsak dan subuh 23 Ramadan 1442 H pada hari ini Rabu 5 Mei 2021. Selain itu, kaum muslimin dan muslimah dapat pula menyimak waktu-waktu salat lain, yaitu zuhur, asar, maghrib, dan isya. Jadwal imsakiyah Ramadan 2020 atau 1442 H ini sesuai jadwal yang dikeluarkan oleh Kemenag RI.

Kota Payakumbuh dikenal karena memiliki sejumlah masjid ikonik. Beberapa contohnya antara lain, Masjid Muhsinin, Masjid MAKMUR, dan Masjid Jihad. Masjid-masjid tersebut menjadi pusat kegiatan ibadah umat muslim di Kota Payakumbuh.

Masjid Muhsinin dibangun pada tahun 1926. Daya tampung 150 - 200 jamaah. Masjid ini bisa ditemukan di alamat Kel. Balai Batimah Kec. Payakumbuh Timur Payakumbuh Timur.

Sedangkan Masjid MAKMUR dibangun pada tahun 1925. Daya tampung 50 - 100 jamaah. Masjid ini berada di alamat KEL. KAPALO KOTO AMPANGAN Payakumbuh Selatan.

Sementara Masjid Jihad dibangun pada tahun 1954. Daya tampung > 200 jamaah. Umat muslim bisa menemukan masjid ini di Kel. Parik Muko Aia Kec. Lamposi Tigo Nagari Lamposi Tigo Nagori.

Ada beberapa pilihan menu sahur dan buka puasa di Kota Payakumbuh, misalnya; randang lokan, dendeng balado, dendeng batokok, rendang, gulai tunjang.

Demi kesempurnaan mengerjakan ibadah selama bulan Ramadan, umat Islam Kota Payakumbuh dapat melihat jadwal imsakiyah di Kota Payakumbuh dalam tabel berikut.


Hukum Puasa

Mengerjakan puasa wajib hukumnya bagi umat Islam yang mukallaf selama 29 atau 30 hari bulan Ramadan setiap tahun. Sebulan penuh kaum muslimin, baik laki-laki maupun perempuan berjuang menahan dari dari hal-hal yang membatalkan sejak fajar shodiq hingga terbenamnya matahari.

Puasa adalah amalan istimewa. Tidak ada yang dapat mengetahui amalan tersebut kecuali Allah dan orang yang mengerjakan. Selain itu, Allah sendiri yang memberikan balasan, tanpa menentukan kadar balasan tersebut.

Hal ini tercantum dalam hadis qudsi "Setiap amalan manusia adalah untuknya kecuali puasa, sebab ia hanyalah untukku dan Akulah yang akan memberikan ganjaran padanya secara langsung ”.

Puasa tidak hanya semata-mata menahan haus dan lapar atau tidak melakukan hubungan suami-istri pada siang hari. Dalam puasa, yang diutamakan adalah pengendalian diri dari perbuatan yang mengutamakan hawa nafsu.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda, "Puasa bukan hanya menahan makan dan minum saja. Puasa adalah dengan menahan diri dari perkataan lagwu dan rofats. Jika ada seseorang yang mencela atau mengganggumu, katakanlah, 'Aku sedang puasa'.”

Kaum muslim yang berpuasa ibarat tengah membuat perisai yang kukuh di dunia dan akhirat. Ketika berada di dunia, seseorang yang berpuasa akan membatasi semua perbuatannya hanya untuk hal-hal yang disukai Allah. Sementara itu, di akhirat, puasa adalah perisai yang akan menjaga seseorang dari panasnya api neraka.

Nabi Muhammad saw. bersabda, "Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari siksa neraka” (H.R. Ahmad).

Niat Puasa

Sedangkan bacaan doa niat puasa Ramadan dan artinya:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma ghadin 'an adaai fardi syahri ramadhani hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya, "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardu pada bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala."

Pengetahuan Keislaman

Selama Ramadan 2021 ini, umat muslim di Kota Payakumbuh juga dapat memperdalam pengetahuan keislaman. Contohnya tentang Kisah Khulafaur Rasyidin Umar Bin Khattab: Sahabat Rasul yang Tegas .

Salah satu kisah sahabat Nabi yang banyak dibaca saat Ramadan adalah perjalanan hidup Umar bin Khattab. Ia adalah khalifah pengganti Abu Bakar ash-Shiddiq. Masa kepemipinannya berlangsung sekitar 10 tahun dari 13 hingga 23 H.

Umar awalnya menentang dakwah Nabi Muhammad saw. Namun, hatinya luluh ketika mendengar lantunan ayat suci Al-Qur'an yang dibaca oleh saudara perempuannya, Fatimah binti Khattab.

Setelah Umar masuk Islam, ia berdiri gagah sebagai pembela terdepan agamanya. Dalam masa kekhalifahan Umar, Islam disebarkan hingga ke berbagai wilayah, seperti Iran, Suriah, hingga Mesir.

Baca juga artikel terkait JADWAL IMSAKIYAH atau tulisan menarik lainnya Tim Konten Ramadan
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Tim Konten Ramadan
Penulis: Tim Konten Ramadan
Editor: Tim Konten Ramadan
DarkLight