Jadwal Imsak dan Sholat Hari Ini 5 Mei 2021 Puasa Ramadan di Kota Banjarmasin

Oleh: Tim Konten Ramadan - 4 Mei 2021
Dibaca Normal 2 menit
Jadwal imsakiyah hari ini Kota Banjarmasin pada 5 Mei 2021 atau 23 Ramadan 1442 H bisa dicek di Tirto.id. Umat muslim di Kota Banjarmasin bisa pula melihat jadwal sholat 5 waktu dalam menjalankan ibadah puasa.
tirto.id - Umat Islam di Kota Banjarmasin akan dengan mudah mengakses jadwal subuh, zuhur, ashar, maghrib, dan isya. Selain itu terdapat jadwal imsak 23 Ramadan 1442 H atau hari ini Rabu 5 Mei 2021 yang memungkinkan umat Islam agar tidak terburu-buru dalam bersantap sahur sebelum kumandang azan subuh.

Kota Banjarmasin dikenal karena memiliki sejumlah masjid ikonik. Beberapa contohnya antara lain, Masjid NOORHIDATURRAHIM, Masjid Al-Hidayah, dan Masjid Al-Ghufron. Masjid-masjid tersebut menjadi pusat kegiatan ibadah umat muslim di Kota Banjarmasin.

Masjid NOORHIDATURRAHIM dibangun pada tahun 1980. Daya tampung > 200 jamaah. Masjid ini bisa ditemukan di alamat JL. MANTUIL Rt.02 Kelurahan Mantuil Banjarmasin Selatan.

Sedangkan Masjid Al-Hidayah dibangun pada tahun 1982. Daya tampung 50 - 100 jamaah. Masjid ini berada di alamat Jl.Manggis Rt.20 Kelurahan Kuripan. Banjarmasin Timur.

Sementara Masjid Al-Ghufron dibangun pada tahun 2007. Daya tampung 50 - 100 jamaah. Umat muslim bisa menemukan masjid ini di Komp.Mantuil Raya Rt.18 Rw.01 Kelurahan Mantuil. Banjarmasin Selatan.

Ada beberapa pilihan menu sahur dan buka puasa di Kota Banjarmasin, misalnya; gangan asam banjar, ketupat kandangan, patin baubar, soto banjar, manday.

Demi kesempurnaan mengerjakan ibadah selama bulan Ramadan, umat Islam Kota Banjarmasin dapat melihat jadwal imsakiyah di Kota Banjarmasin dalam tabel berikut.


Hukum Puasa

Mengerjakan puasa wajib hukumnya bagi umat Islam yang mukallaf selama 29 atau 30 hari bulan Ramadan setiap tahun. Sebulan penuh kaum muslimin, baik laki-laki maupun perempuan berjuang menahan dari dari hal-hal yang membatalkan sejak fajar shodiq hingga terbenamnya matahari.

Puasa adalah amalan istimewa. Tidak ada yang dapat mengetahui amalan tersebut kecuali Allah dan orang yang mengerjakan. Selain itu, Allah sendiri yang memberikan balasan, tanpa menentukan kadar balasan tersebut.

Hal ini tercantum dalam hadis qudsi "Setiap amalan manusia adalah untuknya kecuali puasa, sebab ia hanyalah untukku dan Akulah yang akan memberikan ganjaran padanya secara langsung ”.

Puasa tidak hanya semata-mata menahan haus dan lapar atau tidak melakukan hubungan suami-istri pada siang hari. Dalam puasa, yang diutamakan adalah pengendalian diri dari perbuatan yang mengutamakan hawa nafsu.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda, "Puasa bukan hanya menahan makan dan minum saja. Puasa adalah dengan menahan diri dari perkataan lagwu dan rofats. Jika ada seseorang yang mencela atau mengganggumu, katakanlah, 'Aku sedang puasa'.”

Kaum muslim yang berpuasa ibarat tengah membuat perisai yang kukuh di dunia dan akhirat. Ketika berada di dunia, seseorang yang berpuasa akan membatasi semua perbuatannya hanya untuk hal-hal yang disukai Allah. Sementara itu, di akhirat, puasa adalah perisai yang akan menjaga seseorang dari panasnya api neraka.

Nabi Muhammad saw. bersabda, "Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari siksa neraka” (H.R. Ahmad).

Niat Puasa

Sedangkan bacaan doa niat puasa Ramadan dan artinya:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma ghadin 'an adaai fardi syahri ramadhani hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya, "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardu pada bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala."

Pengetahuan Keislaman

Selama Ramadan 2021 ini, umat muslim di Kota Banjarmasin juga dapat memperdalam pengetahuan keislaman. Contohnya tentang Kisah Nabi Nuh AS: Sabar dalam Berdakwah dan Selalu Mendoakan .

Berpuasa artinya sabar terhadap segala bentuk ujian terkait hasrat duniawi. Nabi Muhammad saw. bersabda, puasa tidak hanya sekadar menahan makan dan minum, tetapi juga mencegah ucapan lagwu (kalimat tidak berfaedah) dan rofats (tidak senonoh).

Bahkan, ketika ada seseorang yang mencela atau berbuat yang mengganggu kita, Rasulullah mengajarkan umat Islam mengendalikan diri, sembari berkata, "aku sedang puasa".

Jika dapat mengambil hikmahnya, melatih kesabaran selama berpuasa akan membuat seseorang lebih lapang dada dalam menghadapi takdir Allah. Entah takdir itu baik atau buruk baginya, seorang muslim tetap yakin, segala yang terjadi senantiasa dalam kuasa Allah.

Dalam kisah para nabi, terdapat pelajaran kesabaran dari perjalanan Nabi Nuh. Selama ratusan tahun hidup, beliau hanya bisa mengumpulkan 80 pengikut saja. Namun, hal ini justru membulatkan ketaatan Nabi Nuh untuk terus menyampaikan ajaran tentang Tuhan kepada umatnya.

Baca juga artikel terkait JADWAL IMSAKIYAH atau tulisan menarik lainnya Tim Konten Ramadan
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Tim Konten Ramadan
Penulis: Tim Konten Ramadan
Editor: Tim Konten Ramadan
DarkLight