Jadwal Imsak dan Sholat Hari Ini 5 Mei 2021 Puasa Ramadan di Kab. Lampung Selatan

Oleh: Tim Konten Ramadan - 4 Mei 2021
Dibaca Normal 2 menit
Jadwal imsakiyah hari ini Kab. Lampung Selatan pada 5 Mei 2021 atau 23 Ramadan 1442 H bisa dicek di Tirto.id. Umat muslim di Kab. Lampung Selatan bisa pula melihat jadwal sholat 5 waktu dalam menjalankan ibadah puasa.
tirto.id - Jadwal buka puasa dan imsak di Kab. Lampung Selatan pada Rabu 5 Mei 2021 dapat diketahui melalui Tirto.id. Demikian pula jadwal waktu salat lain yang bertepatan dengan 23 Ramadan 1442 H. Mengerjakan salat pada awal waktu akan lebih mudah dengan pedoman jadwal imsakiyah hari ini yang dirangkum dari Kemenag RI.

Kab. Lampung Selatan dikenal karena memiliki sejumlah masjid ikonik. Beberapa contohnya antara lain, Masjid Rahmatullah, Masjid Al-Mutaqin, dan Masjid NURUL HIDAYAH. Masjid-masjid tersebut menjadi pusat kegiatan ibadah umat muslim di Kab. Lampung Selatan.

Masjid Rahmatullah dibangun pada tahun 2009. Daya tampung 100 - 150 jamaah. Masjid ini bisa ditemukan di alamat Tegal Bungur Desa Banjar Negeri Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan Natar.

Sedangkan Masjid Al-Mutaqin dibangun pada tahun 1983. Daya tampung 50 - 100 jamaah. Masjid ini berada di alamat Mekar Sari Sragi.

Sementara Masjid NURUL HIDAYAH dibangun pada tahun 1982. Daya tampung 50 - 100 jamaah. Umat muslim bisa menemukan masjid ini di Dsn KARYA TANI RT.01 Desa KARYA TUNGGAL Katibung.

Ada beberapa pilihan menu sahur dan buka puasa di Kab. Lampung Selatan, misalnya; gulai balak, buak lambang sari, gelemok, buak balak, gulai taboh.

Demi kesempurnaan mengerjakan ibadah selama bulan Ramadan, umat Islam Kab. Lampung Selatan dapat melihat jadwal imsakiyah di Kab. Lampung Selatan dalam tabel berikut.


Hukum Puasa

Mengerjakan puasa wajib hukumnya bagi umat Islam yang mukallaf selama 29 atau 30 hari bulan Ramadan setiap tahun. Sebulan penuh kaum muslimin, baik laki-laki maupun perempuan berjuang menahan dari dari hal-hal yang membatalkan sejak fajar shodiq hingga terbenamnya matahari.

Puasa adalah amalan istimewa. Tidak ada yang dapat mengetahui amalan tersebut kecuali Allah dan orang yang mengerjakan. Selain itu, Allah sendiri yang memberikan balasan, tanpa menentukan kadar balasan tersebut.

Hal ini tercantum dalam hadis qudsi "Setiap amalan manusia adalah untuknya kecuali puasa, sebab ia hanyalah untukku dan Akulah yang akan memberikan ganjaran padanya secara langsung ”.

Puasa tidak hanya semata-mata menahan haus dan lapar atau tidak melakukan hubungan suami-istri pada siang hari. Dalam puasa, yang diutamakan adalah pengendalian diri dari perbuatan yang mengutamakan hawa nafsu.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda, "Puasa bukan hanya menahan makan dan minum saja. Puasa adalah dengan menahan diri dari perkataan lagwu dan rofats. Jika ada seseorang yang mencela atau mengganggumu, katakanlah, 'Aku sedang puasa'.”

Kaum muslim yang berpuasa ibarat tengah membuat perisai yang kukuh di dunia dan akhirat. Ketika berada di dunia, seseorang yang berpuasa akan membatasi semua perbuatannya hanya untuk hal-hal yang disukai Allah. Sementara itu, di akhirat, puasa adalah perisai yang akan menjaga seseorang dari panasnya api neraka.

Nabi Muhammad saw. bersabda, "Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari siksa neraka” (H.R. Ahmad).

Niat Puasa

Sedangkan bacaan doa niat puasa Ramadan dan artinya:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma ghadin 'an adaai fardi syahri ramadhani hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya, "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardu pada bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala."

Pengetahuan Keislaman

Selama Ramadan 2021 ini, umat muslim di Kab. Lampung Selatan juga dapat memperdalam pengetahuan keislaman. Contohnya tentang Kisah Ali bin Abi Thalib: Gerbang Pengetahuan Islam & Menantu Nabi .

Salah satu sahabat Nabi yang sering dijadikan panutan pemuda muslim adalah Ali bin Abi Thalib. Selain dikenal sebagai sosok pemberani, ia disebut Rasulullah saw. sebagai gerbang pengetahuan (babul ilmi).

Sejak kecil, Ali sudah tinggal bersama Nabi Muhammad saw. Kisah perjuangannya membela Islam sudah tertulis jauh-jauh hari. Ia menjadi pengecoh kaum kafir Quraisy ketika Nabi hijrah dari Makkah ke Madinah bersama Abu Bakar. Ali ketika itu tidur di kamar Rasulullah.

Mendapatkan panduan Rasulullah sejak kecil, Ali kemudian mengembangkan kepemimpinan dengan kebijakan egaliter demi keadilan sosial. Kecakapan Ali dalam berpidato dan intelektualitasnya demikian menonjol.

Baca juga artikel terkait JADWAL IMSAKIYAH atau tulisan menarik lainnya Tim Konten Ramadan
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Tim Konten Ramadan
Penulis: Tim Konten Ramadan
Editor: Tim Konten Ramadan
DarkLight