Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kab. Paser Hari Ini 5 Mei 2021

Oleh: Tim Konten Ramadan - 4 Mei 2021
Dibaca Normal 2 menit
Jadwal imsakiyah hari ini Kab. Paser pada 5 Mei 2021 atau 23 Ramadan 1442 H bisa dicek di Tirto.id. Umat muslim di Kab. Paser bisa pula melihat jadwal sholat 5 waktu dalam menjalankan ibadah puasa.
tirto.id - Bertepatan dengan 23 Ramadan 1442 H umat muslim yang menjalankan ibadah puasa Ramadan 1442 H pada hari ini Rabu 5 Mei 2021 umat muslim akan menjalankan ibadah wajib. Umat Islam di Kab. Paser dapat menggunakan jadwal imsakiyah dari Kemenag RI ini sebagai pedoman mengerjakan salat pada awal waktu dan menyempurnakan amalan terkait sahur dan berbuka.

Kab. Paser dikenal karena memiliki sejumlah masjid ikonik. Beberapa contohnya antara lain, Masjid Al-hidayah, Masjid Insanul Kamil, dan Masjid Nurul Lail. Masjid-masjid tersebut menjadi pusat kegiatan ibadah umat muslim di Kab. Paser.

Masjid Al-hidayah dibangun pada tahun 1987. Daya tampung 100 - 150 jamaah. Masjid ini bisa ditemukan di alamat jl. Janju Tanah Grogot.

Sedangkan Masjid Insanul Kamil dibangun pada tahun 2001. Daya tampung 100 - 150 jamaah. Masjid ini berada di alamat Jone Tanah Grogot.

Sementara Masjid Nurul Lail dibangun pada tahun 1986. Daya tampung 50 - 100 jamaah. Umat muslim bisa menemukan masjid ini di Desa Padang Pengrapat Blok D Tanah Grogot.

Ada beberapa pilihan menu sahur dan buka puasa di Kab. Paser, misalnya; nasi kuning, pisang gapit, nasi bekepor, sate payau, ayam cincane.

Demi kesempurnaan mengerjakan ibadah selama bulan Ramadan, umat Islam Kab. Paser dapat melihat jadwal imsakiyah di Kab. Paser dalam tabel berikut.


Hukum Puasa

Mengerjakan puasa wajib hukumnya bagi umat Islam yang mukallaf selama 29 atau 30 hari bulan Ramadan setiap tahun. Sebulan penuh kaum muslimin, baik laki-laki maupun perempuan berjuang menahan dari dari hal-hal yang membatalkan sejak fajar shodiq hingga terbenamnya matahari.

Puasa adalah amalan istimewa. Tidak ada yang dapat mengetahui amalan tersebut kecuali Allah dan orang yang mengerjakan. Selain itu, Allah sendiri yang memberikan balasan, tanpa menentukan kadar balasan tersebut.

Hal ini tercantum dalam hadis qudsi "Setiap amalan manusia adalah untuknya kecuali puasa, sebab ia hanyalah untukku dan Akulah yang akan memberikan ganjaran padanya secara langsung ”.

Puasa tidak hanya semata-mata menahan haus dan lapar atau tidak melakukan hubungan suami-istri pada siang hari. Dalam puasa, yang diutamakan adalah pengendalian diri dari perbuatan yang mengutamakan hawa nafsu.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda, "Puasa bukan hanya menahan makan dan minum saja. Puasa adalah dengan menahan diri dari perkataan lagwu dan rofats. Jika ada seseorang yang mencela atau mengganggumu, katakanlah, 'Aku sedang puasa'.”

Kaum muslim yang berpuasa ibarat tengah membuat perisai yang kukuh di dunia dan akhirat. Ketika berada di dunia, seseorang yang berpuasa akan membatasi semua perbuatannya hanya untuk hal-hal yang disukai Allah. Sementara itu, di akhirat, puasa adalah perisai yang akan menjaga seseorang dari panasnya api neraka.

Nabi Muhammad saw. bersabda, "Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari siksa neraka” (H.R. Ahmad).

Niat Puasa

Sedangkan bacaan doa niat puasa Ramadan dan artinya:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma ghadin 'an adaai fardi syahri ramadhani hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya, "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardu pada bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala."

Pengetahuan Keislaman

Selama Ramadan 2021 ini, umat muslim di Kab. Paser juga dapat memperdalam pengetahuan keislaman. Contohnya tentang Kisah Teladan Nabi Ibrahim As: Cara Terbaik Mendidik Anak Soleh .

Puasa melatih seorang muslim menjadi pribadi yang sabar. Sepanjang hari, sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, kita menahan lapar, haus, dan hal-hal yang membatalkan. Kita juga menghindari ucapan dan perbuatan buruk yang mengurangi pahala puasa.

Kisah nabi-nabi dalam Al-Qur'an juga banyak mengajarkan kesabaran. Salah satunya adalah ketika Nabi Ibrahim mendapatkan perintah Allah melalui mimpi untuk mengorbankan putra beliau sendiri, Nabi Ismail.

Ibrahim tidak langsung melaksanakan perintah tersebut, tetapi mengajak sang putra berdiskusi terlebih dahulu. Di sisi lain, Ismail tidak menentang ayahnya. Jika memang kurban itu adalah perintah Allah, maka manusia cukup menjalankannya tanpa ragu.

Baca juga artikel terkait JADWAL IMSAKIYAH atau tulisan menarik lainnya Tim Konten Ramadan
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Tim Konten Ramadan
Penulis: Tim Konten Ramadan
Editor: Tim Konten Ramadan
DarkLight