Jadwal Buka Puasa Kota Tidore Kepulauan 13 Ramadan 1440H atau Sabtu, 18 Mei 2019

Oleh: Yulaika Ramadhani - 18 Mei 2019
Dibaca Normal 1 menit
Jadwal buka puasa, sholat maghrib, imsak, subuh, zuhur, asar pada tanggal Sabtu, 18 Mei 2019 atau 13 Ramadan 1440H serta tempat ngabuburit di Kota Tidore Kepulauan.
tirto.id - Ibadah puasa memasuki hari ke-13 pada tanggal 13 Ramadan 1440H atau Sabtu, 18 Mei 2019.

Setiap menjelang jadwal buka puasa atau kumandang bedug adzan maghrib masyarakat di Kota Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara memanfaatkannya untuk ngabuburit Tempat ngabuburit di Kota Tidore Kepulauan antara lain: Masjid Sultan Tidore.

Sementara untuk menjalankan ibadah salat tarawih, warga Kota Tidore Kepulauan umumnya memusatkan kegiatan ibadahnya di Masjid Agung Nurul Bahar yang dikategorikan sebagai Masjid Agung. Masjid ini dibangun pada 1984. Sementara untuk daya tampung, Masjid Agung Nurul Bahar bisa diisi 100 - 150 jamaah.

Selain Masjid Agung Nurul Bahar, umat muslim di Kota Tidore Kepulauan bisa menjalankan salat tarawaih Masjid NURUL BAHAR. Masjid Agung. Alamat Masjid NURUL BAHAR ada di Kelurahan Tomalou. Masjid ini dibangun pada 1984. Daya tampung, Masjid NURUL BAHAR bisa diisi 150 - 200 jamaah.

Alamat Masjid QUBA ada di Kelurahan Dokiri. Musafir yang kebetulan sedang berada di Kota Tidore Kepulauan juga dapat melakukan tarawih di Masjid QUBA. Masjid Masjid QUBA termasuk dalam jenis masjid Masjid Besar. Masjid ini dibangun pada 1960. Daya tampung, Masjid QUBA bisa menampung 150 - 200 jamaah.

Bagi masyarakat Kota Tidore Kepulauan yang tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan, Tirto.id menyediakan jadwal buka, sholat maghrib, imsak, sholat subuh, zuhur, isya, magrib, isya:







Selain itu, penting bagi umat muslim untuk menjalankan tarawih di kala Ramadan. Menurut kitab Durratun Nasihin keutamaan sholat tarawih di bulan Ramadhan seperti diriwayatkan Ali bin Abi Thalib ra. Bahwasannya Rasulullah SAW pernah ditanya seseorang mengenai fadhilah (keutamaan) sholat tarawih di bulan Ramadhan, maka beliau berkata “(fadhilah tarawih) di malam Ramadan ke-13 adalah aman dari segala keburukan di hari kiamat nanti.

Tausiah Harian

Pada hakikatnya, puasa adalah ibadah tersembunyi yang hanya diketahui oleh orang yang menjalankan dan Allah SWT. Tidak seperti ibadah-ibadah lahir yang lain seperti salat dan haji.

Dalam sebuah hadis memang disebutkan bahwa seseorang bisa mengatakan dirinya sedang berpuasa jika ada orang lain yang mencela dan mengajak bertengkar. Tapi ulama fikih memberi peringatan bahwa yang harus dihindari ketika mengatakan “Saya sedang berpuasa” adalah hal itu disertai rasa riya. Apalagi dalam kondisi yang tidak membutuhkan seseorang untuk memberitahu orang lain bahwa dirinya sedang berpuasa.

Dalam kitab Hasiyyatul Bujairimi alal Khatib, Al-Bujairimi menyatakan puasa memang amalan yang jauh dan terhindar dari perbuatan riya karena puasa bersifat tersembunyi. Tetapi, riya bisa saja terjadi dalam perkataan orang berpuasa yang mengatakan kepada orang lain bahwa dia sedang berpuasa.

Penulis: M. Alvin Nur Choironi

Sumber: NU Online http://www.nu.or.id/post/read/78428/riya-dalam-berpuasa





Baca juga artikel terkait JADWAL SHOLAT atau tulisan menarik lainnya Yulaika Ramadhani
(tirto.id - )

Reporter: Yulaika Ramadhani
Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Agung DH