Jadwal Buka Puasa Kota Magelang 13 Ramadan 1440H atau Sabtu, 18 Mei 2019

Oleh: Yulaika Ramadhani - 18 Mei 2019
Dibaca Normal 1 menit
Jadwal buka puasa, sholat maghrib, imsak, subuh, zuhur, asar pada tanggal Sabtu, 18 Mei 2019 atau 13 Ramadan 1440H serta tempat ngabuburit di Kota Magelang.
tirto.id - Ibadah puasa memasuki hari ke-13 pada tanggal 13 Ramadan 1440H atau Sabtu, 18 Mei 2019.

Setiap menjelang jadwal buka puasa atau kumandang bedug adzan maghrib masyarakat di Kota Magelang Provinsi Jawa Tengah memanfaatkannya untuk ngabuburit Tempat ngabuburit di Kota Magelang antara lain: Alun-alun Magelang.

Sementara untuk menjalankan ibadah salat tarawih, warga Kota Magelang umumnya memusatkan kegiatan ibadahnya di Masjid Nurul Huda yang dikategorikan sebagai Masjid Agung. Masjid ini dibangun pada 1894. Sementara untuk daya tampung, Masjid Nurul Huda bisa diisi 100 - 150 jamaah.

Selain Masjid Nurul Huda, umat muslim di Kota Magelang bisa menjalankan salat tarawaih Masjid Al-Falah. Masjid Besar. Alamat Masjid Al-Falah ada di Ringinanom RW 6. Masjid ini dibangun pada 1933. Daya tampung, Masjid Al-Falah bisa diisi 50 - 100 jamaah.

Alamat Masjid AL-FALAH ada di RINGIN ANOM RT.04 RW.3. Musafir yang kebetulan sedang berada di Kota Magelang juga dapat melakukan tarawih di Masjid AL-FALAH. Masjid Masjid AL-FALAH termasuk dalam jenis masjid Masjid Besar. Masjid ini dibangun pada 193. Daya tampung, Masjid AL-FALAH bisa menampung 50 - 100 jamaah.

Bagi masyarakat Kota Magelang yang tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan, Tirto.id menyediakan jadwal buka, sholat maghrib, imsak, sholat subuh, zuhur, isya, magrib, isya:







Selain itu, penting bagi umat muslim untuk menjalankan tarawih di kala Ramadan. Menurut kitab Durratun Nasihin keutamaan sholat tarawih di bulan Ramadhan seperti diriwayatkan Ali bin Abi Thalib ra. Bahwasannya Rasulullah SAW pernah ditanya seseorang mengenai fadhilah (keutamaan) sholat tarawih di bulan Ramadhan, maka beliau berkata “(fadhilah tarawih) di malam Ramadan ke-13 adalah aman dari segala keburukan di hari kiamat nanti.

Tausiah Harian

Pada hakikatnya, puasa adalah ibadah tersembunyi yang hanya diketahui oleh orang yang menjalankan dan Allah SWT. Tidak seperti ibadah-ibadah lahir yang lain seperti salat dan haji.

Dalam sebuah hadis memang disebutkan bahwa seseorang bisa mengatakan dirinya sedang berpuasa jika ada orang lain yang mencela dan mengajak bertengkar. Tapi ulama fikih memberi peringatan bahwa yang harus dihindari ketika mengatakan “Saya sedang berpuasa” adalah hal itu disertai rasa riya. Apalagi dalam kondisi yang tidak membutuhkan seseorang untuk memberitahu orang lain bahwa dirinya sedang berpuasa.

Dalam kitab Hasiyyatul Bujairimi alal Khatib, Al-Bujairimi menyatakan puasa memang amalan yang jauh dan terhindar dari perbuatan riya karena puasa bersifat tersembunyi. Tetapi, riya bisa saja terjadi dalam perkataan orang berpuasa yang mengatakan kepada orang lain bahwa dia sedang berpuasa.

Penulis: M. Alvin Nur Choironi

Sumber: NU Online http://www.nu.or.id/post/read/78428/riya-dalam-berpuasa





Baca juga artikel terkait JADWAL SHOLAT atau tulisan menarik lainnya Yulaika Ramadhani
(tirto.id - )

Reporter: Yulaika Ramadhani
Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Agung DH