Jadwal Buka Puasa Kab. Sanggau 13 Ramadan 1440H atau Sabtu, 18 Mei 2019

Oleh: Yulaika Ramadhani - 18 Mei 2019
Dibaca Normal 1 menit
Jadwal buka puasa, sholat maghrib, imsak, subuh, zuhur, asar pada tanggal Sabtu, 18 Mei 2019 atau 13 Ramadan 1440H serta tempat ngabuburit di Kab. Sanggau.
tirto.id - Ibadah puasa memasuki hari ke-13 pada tanggal 13 Ramadan 1440H atau Sabtu, 18 Mei 2019.

Setiap menjelang jadwal buka puasa atau kumandang bedug adzan maghrib masyarakat di Kab. Sanggau Provinsi Kalimantan Barat memanfaatkannya untuk ngabuburit Tempat ngabuburit di Kab. Sanggau antara lain: Jembatan Kapuas Tayan, Komplek Taman Sabang Merah.

Sementara untuk menjalankan ibadah salat tarawih, warga Kab. Sanggau umumnya memusatkan kegiatan ibadahnya di Masjid Al-Muawwanah yang dikategorikan sebagai Masjid Agung. Masjid ini dibangun pada 1965. Sementara untuk daya tampung, Masjid Al-Muawwanah bisa diisi > 200 jamaah.

Selain Masjid Al-Muawwanah, umat muslim di Kab. Sanggau bisa menjalankan salat tarawaih Masjid HIDAYATUL MUTTAQIEN. Masjid Besar. Alamat Masjid HIDAYATUL MUTTAQIEN ada di JL H ISMAIL DUSUN KROYET DESA TANJUNG MERPATI KEMBAYAN. Masjid ini dibangun pada 1969. Daya tampung, Masjid HIDAYATUL MUTTAQIEN bisa diisi > 200 jamaah.

Alamat Masjid ASY-SYAKIRIN ada di Jalan Raya Noyan. Musafir yang kebetulan sedang berada di Kab. Sanggau juga dapat melakukan tarawih di Masjid ASY-SYAKIRIN. Masjid Masjid ASY-SYAKIRIN termasuk dalam jenis masjid Masjid Besar. Masjid ini dibangun pada 1984. Daya tampung, Masjid ASY-SYAKIRIN bisa menampung > 200 jamaah.

Bagi masyarakat Kab. Sanggau yang tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan, Tirto.id menyediakan jadwal buka, sholat maghrib, imsak, sholat subuh, zuhur, isya, magrib, isya:







Selain itu, penting bagi umat muslim untuk menjalankan tarawih di kala Ramadan. Menurut kitab Durratun Nasihin keutamaan sholat tarawih di bulan Ramadhan seperti diriwayatkan Ali bin Abi Thalib ra. Bahwasannya Rasulullah SAW pernah ditanya seseorang mengenai fadhilah (keutamaan) sholat tarawih di bulan Ramadhan, maka beliau berkata “(fadhilah tarawih) di malam Ramadan ke-13 adalah aman dari segala keburukan di hari kiamat nanti.

Tausiah Harian

Pada hakikatnya, puasa adalah ibadah tersembunyi yang hanya diketahui oleh orang yang menjalankan dan Allah SWT. Tidak seperti ibadah-ibadah lahir yang lain seperti salat dan haji.

Dalam sebuah hadis memang disebutkan bahwa seseorang bisa mengatakan dirinya sedang berpuasa jika ada orang lain yang mencela dan mengajak bertengkar. Tapi ulama fikih memberi peringatan bahwa yang harus dihindari ketika mengatakan “Saya sedang berpuasa” adalah hal itu disertai rasa riya. Apalagi dalam kondisi yang tidak membutuhkan seseorang untuk memberitahu orang lain bahwa dirinya sedang berpuasa.

Dalam kitab Hasiyyatul Bujairimi alal Khatib, Al-Bujairimi menyatakan puasa memang amalan yang jauh dan terhindar dari perbuatan riya karena puasa bersifat tersembunyi. Tetapi, riya bisa saja terjadi dalam perkataan orang berpuasa yang mengatakan kepada orang lain bahwa dia sedang berpuasa.

Penulis: M. Alvin Nur Choironi

Sumber: NU Online http://www.nu.or.id/post/read/78428/riya-dalam-berpuasa





Baca juga artikel terkait JADWAL SHOLAT atau tulisan menarik lainnya Yulaika Ramadhani
(tirto.id - )

Reporter: Yulaika Ramadhani
Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Agung DH